Jakarta, INDONEWS.ID- Bintang muda yang karirnya sedang menanjak, Joao Fonseca dihentikan langkahnya oleh petenis muda asal Ceko, Jakub Mensik.
Petenis berusia 20 tahun itu menghentikan laju Fonseca dengan skor 6-4, 6-3, 7-6(3), Rabu WIB.
Kemenangan ini mengantar Mensik ke semifinal French Open 2026 dan akan menantang unggulan kedua Alexander Zverev.
Dalam pertarungan antara dua petenis dengan prospek karir cemerlang itu, Mensik menyingkirkan Fonseca, yang mengalahkan Novak Djokovic dan Casper Ruud pada babak sebelumnya.
Mensik mengaku sedikit gugup di awal pertandingan. Namun seiring berjalannya waktu, petenis Ceko itu mampu mengendalikan pertandingan.
"Kami memulainya dengan sedikit gugup, lalu di akhir pertandingan, terjadi beberapa pukulan yang luar biasa," kata Mensik dikutip dari ATP.
Kemenangan ini membuat dirinya senang dan membangkitkan motivasi tinggi untuk fase semifinal yang semakin menantang.
"Saya sangat senang bisa bangkit. Pada set ketiga, saya mengalami beberapa kali break. Jadi saya senang bisa tetap fokus dan terus berjuang hingga akhir," benernya.
Mensik memimpin permainan dari baseline dan memenanginya setelah dua jam 33 menit untuk melanjutkan perjalanannya di Paris.
Pertandingan tersebut menandai tonggak penting bagi keduanya, yang berkompetisi di perempat final besar pertama mereka.
Fonseca, yang berusia 19 tahun, tiba di perempat final dengan membawa momentum namun juga beban kerja yang berat.
Petenis Brasil itu bangkit dari ketertinggalan dua set untuk mengejutkan Djokovic di babak ketiga.
Setelah itu ia menang empat set atas finalis dua kali Ruud. Untuk kemenangan ini, ia menghabiskan 14 jam dan 29 menit di lapangan dalam empat pertandingan pembukaannya.
Namun, Fonseca melakukan tiga kesalahan forehand pada gim kelima yang menyebabkan ia menyerah pada break awal.
Sementara Mensik mengandalkan servisnya yang keras dan pola baseline untuk membuat lawannya frustrasi dan membangun keunggulan satu set.
Mensik dengan mulus mengambil alih set kedua, namun melakukan banyak kesalahan pada set ketiga.
Namun, petenis Ceko itu dengan cepat mendapatkan kembali ketenangannya.
Meskipun kebobolan enam match point dalam pertandingan balasan yang dramatis pada kedudukan 6-5, namun ia mampu meraih tie-break dan mengamankan kemenangan di lapangan tertutup di lapangan Philippe-Chatrier.
"Pertandingan terakhir dan tie-break adalah beberapa penampilan terbaik saya sejauh ini," kata Mensik.
"Sungguh sulit untuk tetap fokus hingga akhir. Saya senang bisa bangkit di babak tie-break dan masih sedikit memajukan permainan saya," tutur dia.
Menurut statistik ATP, secara keseluruhan, Mensik memenangkan 83 persen (54/65) poin dari servis pertamanya.
Zverev akan memimpin 1-0 head to head dalam pertandingan semifinal pada Jumat (5/6) melawan Mensik.