Nasional

Indonesian Gourmet Festival Dibuka di Beijing, Promosikan Kekayaan Cita Rasa Indonesia

Oleh : luska - Kamis, 04/06/2026 14:10 WIB


Beijing, INDONEWS.ID - Pembukaan Indonesian Gourmet Festival atau Festival Kuliner Indonesia digelar meriah di Beijing, kolaborasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing bersama Grand Hyatt Beijing Oriental Plaza, pada Rabu 3 Juni 2026, mengawali festival yang akan berlangsung hingga 28 Juni 2026 di Beijing. Duta Besar RI, Djauhari Oratmangun, membuka secara langsung festival dengan tema "An Archipelago of Flavors dihadapan mitra-mitra diplomatik, media dan pengusaha yang turut hadir memeriahkan acara.

"Kemitraan komprehensif strategis Indonesia telah menunjukkan peningkatan positif melalui angka perdagangan yang melampaui USD 167 miliar tahun lalu dan investasi yang mencapai USD 7.5 miliar. Namun dibalik angka-angka adalah hubungan kuat persahabatan antar masyarakat. Makanan merupakan jembatan penghubung dari tali penguat persahabatan tersebut," ungkap Dubes Djauhari dalam sambutan pembukanya.

Makanan telah terbukti menjadi jembatan koneksi Indonesia dengan Tiongkok dengan berbagai belahan dunia sejak berabad-abad lalu.

"Rempah-rempah Indonesia juga telah mewarnai cita rasa berbagai jenis hidangan di berbagai sudut dunia, termasuk Tiongkok. Kapal dagang kuno melintasi lautan, mengirimkan sutra dan keramik Tiongkok ke Indonesia, sementara rempah-rempah berharga Indonesia termasuk pala, cengkeh, dan lada tersebar, bukan hanya ke Tiongkok, tapi juga ke Eropa.

Menurut Dubes Djauhari, Gourmet Festival di Beijing juga merupakan selebrasi kekayaan cita rasa Indonesia yang merepresentasikan kekayaan rempah dan budaya Indonesia. Berbagai hidangan makanan cerita daerah yang unik, mencerminkan warisan tradisi turun menurun dari berbagai wilayah Indonesia.

Tiga chef dari Indonesia dihadirkan langsung untuk festival yang akan berlangsung hampir sebulan di Beijing, hingga 28 Juni 2026 ini, yaitu Ibnu Hajar dan Kiky Arie Morfi dari Grand Hyatt Jakarta dan Ari Aprianto dari Park Hyatt Jakarta. Mereka akan menghadirkan berbagai hidangan unggulan untuk masyarakat Beijing, seperti rendang, sop konro, gudeg. Ayam woku, bebek betutu, nasi goreng rendang, nasi lapola, gado-gado, tahu gejrot, asinan, hingga aneka makanan ringan dan minuman seperti pisang goreng, kelepon, es teler, dan es cendol.

Ibnu Hajar, salah satu chef yang hadir menyampaikan kebanggaannya dapat menghadirkan makanan Indonesia di Beijing, "Ini merupakan kesempatan pertama kalinya ke Tiongkok, dan semoga masyarakat Tiongkok menyukai hidangan yang disiapkan", ujarnya.

Daphne Hsiao, General Manager Grand Hyatt Beijing menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Gourmet Festival di Beijing dan diharapkan festival tersebut akan semakin mempererat hubungan persahabatan Indonesia-Tiongkok.

Chef Luka, salah satu chef di Grand Hyatt Beijing dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa festival ini secara khusus ingin menampilkan keragaman cita rasa berbagai pulau, baik Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi dan Maluku..

Salah satu pengunjung, Chang Si Cong, menyampaikan bahwa makanan Indonesia yang disiapkan semua lezat dan kaya bumbu. "tapi favorit saya adalah rendang", ujarnya.

Pembukaan festival dimeriahkan dengan pertunjukan musik tradisional gamelan yang dipadukan dengan alat musik tradisional Tiongkok, erhu dan pipa, yang dipandu oleh Risnandar, guru musik gamelan di sekolah musik terkemuka Tiongkok, Central Conservatory of Music (CCOM). Lagu-lagu yang dimainkan beragam, baik lagu Indonesia seperti Bengawan Solo, Ayo Mama yang juga populer di Tiongkok, Ayam den Lapeh, Bungong Juempa, Sajojo, dan lagu-lagu Tiongkok. termasuk Moulihua dan Yue Lian Dai Biao Wo de Xin.

Pada festival in, KBRI Beijing juga turut mempromosikan produk-produk Indonesia seperti kopi luwak, ijen dan kerinci, serta produk makanan Indonesia lainnya yang telah memasuki pasar Tiongkok, termasuk minuman yogurt, air kelapa, wafer dan kerupuk.

Selain untuk mempromosikan cita rasa Indonesia kepada masyarakat di Beijing, festival ini juga dimaksudkan sebagai momentum perayaan kerja sama budaya dan persahabatan masyarakat kedua bangsa.

TAGS : KBRI beijing

Artikel Lainnya