Badung, INDONEWS.ID - Pengurus Besar (PB) Akuatik menargetkan perbaikan catatan waktu pada kejuaraan renang perairan terbuka Asian Open Water Swimming (OWS) 2026 ke-12 di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.
Ketua Umum PB Akuatik Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan ajang yang diikuti enam atlet Indonesia punya target perbaiki waktu.
"Targetnya bagaimana di setiap ajang bisa memperbaiki catatan waktu," kata Anindya saat membuka ajang itu di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (13/6).
Dia berharap penampilan terbaik dari enam atlet profesional Indonesia saat berlaga di kancah Asia.
Keenam atlet profesional Indonesia itu adalah Gusti Ayu Made Nadya Saraswati, Andy Fauzan, Alexander Adrian, Mochamad Akbar Putra Taufik, Sang Arka Ning JaladriP rawatya dan Hefrisyanthi Izzy Dwi Faiva.
“Tentu kompetisi berat tapi yang terpenting melakukan yang terbaik, lebih bagus dari sebelumnya sehingga ada peningkatan,” ucapnya.
Keenamnya berlaga pada SEA Games 2025 di Bangkok tapi tidak mempersembahkan medali.
Berdasarkan catatan waktu terakhir dalam SEA Games 2025, atlet putra nomor 10 kilometer, Mochamad Akbar Putra Taufik, menorehkan waktu 2 jam, 12 menit dan 51 detik.
Sedangkan pada 10 km putri SEA Games 2025 Hefrisyanthi Izzy Dwi Faiva membukukan waktu 2 jam 16 menit dan 01 detik.
Gusti Ayu Made Nadya Saraswati mencatatkan waktu 2 jam 20 menit 51 detik pada nomor yang sama.
Hari pertama kejuaraan yang diikuti 78 atlet profesional dari 18 negara di Asia itu mempertandingkan nomor lima kilometer putra dan putri.
Ajang tahunan itu juga mempertandingkan kategori A Stream OWS Series bagi perenang pemula, anggota komunitas olahraga, dan anggota masyarakat umum.
Untuk kategori itu, panitia membuka jarak pendek 400 meter, 500 meter, 1,5 kilometer dan 3 kilometer sebagai sarana menjaring bibit atlet profesional.
Menurut Anindya, ajang tahunan itu juga diharapkan mendongkrak potensi wisata bahari Indonesia.
“Daengan seperti ini kami bisa buat industri olahraga yang lebih sehat,” katanya