Olah Raga

Alexandra Eala Capai Semifinal Berlin Setelah Singkirkan Petenis Peringkat 2 dan 8 Dunia

Oleh : donatus nador - Sabtu, 20/06/2026 21:28 WIB


Kekuatan kembali terjadi di lapangan tenis. Alexandra Eala mencapai semifinal setelah menyingkirkan petenis peringkat 8 dunia Elina Svitolina pada babak perempat final Berlin Tennis Open 2026,

Jakarta, INDONEWS.ID- Kekuatan kembali terjadi di lapangan tenis. Alexandra Eala mencapai semifinal setelah menyingkirkan petenis peringkat 8 dunia Elina Svitolina pada babak perempat final Berlin Tennis Open 2026,

Sebelumnya, Alexandra  mengalahkan petenis peringkat 2 dunia Elena Rybakina pada 16 besar besar.

Petenis berusia 21 tahun itu mengalahkan unggulan keenam Svitolina 6-3, 6-4 dalam waktu 1 jam 23 menit.

Hasil itu mengantarkan dia ke semifinal ajang WTA 500 Berlin tersebut untuk pertama kalinya.

Eala mengakui kalau lawannya itu pemain hebat. "Elina adalah petarung yang hebat, dan saya telah melihatnya berkali-kali," kata Eala seusai pertandingan, dikutip dari WTA, Sabtu (20/6).

"Saya telah mengawasinya sejak saya masih kecil, jadi bisa bersaing dengannya hari ini adalah suatu kehormatan, dan saya sangat mengaguminya."

"Dia adalah seorang ibu, dan menurut saya dia bertindak dengan keanggunan dan kekuatan, dan saya sangat beruntung bisa menjalani pertandingan ini hari ini," dia menambahkan.

Kemenangan tersebut merupakan kemenangan keenam atas petenis 10 besar dalam karier Eala.

Setelah gagal melakukan servis pada percobaan pertamanya, ia menahan tekanan akhir dari Svitolina untuk mengamankan tempatnya di empat besar.

Selanjutnya, Eala akan bertemu Linda Noskova, yang mengalahkan Paula Badosa 6-1, 6-3 dalam 68 menit.

Laga tersebut akan menjadi pertandingan ulang dari pertemuan mereka di Indian Wells, di mana Noskova hanya kehilangan dua gim.

Eala nyaris tidak melakukan kesalahan di perempat final melawan Svitolina.

Ia menyelesaikan pertandingan dengan 19 winner dan hanya melakukan sembilan kesalahan sendiri dan mengendalikan pertandingan dari awal hingga akhir.

Eala unggul 2-0, yang kemudian ia perpanjang menjadi 4-1 sebelum Svitolina berusaha menyamakan kedudukan menjadi 4-3.

Perubahan momentum tersebut tidak berlangsung lama.

Eala langsung mematahkan servis Svitolina, lalu melakukan pukulan forehand winner pada gim berikutnya untuk menutup set pembuka.

Skenario itu berulang pada set kedua. Eala melakukan break pertama untuk kedudukan 2-0, Svitolina menyamakan kedudukan menjadi 2-2, dan Eala membalas dengan break lainnya untuk kedudukan 3-2.

Eala kemudian memenangi dua gim untuk kedudukan 5-2, namun Svitolina menolak menyerah dengan mempersempit defisit menjadi 5-4, 0-30.

Namun, perjuangan Svitolina sia-sia, sebab Eala memenangi empat poin terakhir, memastikan kemenangan dengan pukulan backhand winner.

"Itu adalah momen tersulit dalam pertandingan. Itu tidak mudah, terutama ketika dia comeback dan menjadi lebih agresif".

"Banyak faktor yang berperan, namun pada akhirnya, saya mampu membayangkan semua yang tersisa di otak saya, dan itu berakhir dengan baik," tutupnya.

Artikel Lainnya