Nasional

Diteror Hujanan Drone Iran, Sirene Meraung di Seluruh Kuwait

Oleh : Rikard Djegadut - Minggu, 19/07/2026 19:19 WIB


 

Jakarta, INDONEWS.ID – Militer Kuwait mencegat serangkaian serangan rudal dan drone yang dilancarkan Iran pada Minggu (19/7). Serangan tersebut terjadi ketika ketegangan antara Teheran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah delapan hari saling serang.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Kuwait menyatakan sistem pertahanan udara negara itu tengah menghadapi serangan dari Iran.

"Pertahanan udara Kuwait saat ini sedang menghadapi serangan rudal dan drone musuh menyusul agresi berdosa yang dilakukan Iran," demikian pernyataan militer Kuwait.

Seorang jurnalis AFP melaporkan, sirene peringatan terdengar di berbagai penjuru Kota Kuwait saat serangan berlangsung.

Melalui akun resminya di platform X, militer Kuwait juga menyampaikan bahwa ledakan yang terdengar merupakan dampak dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh.

"Setiap ledakan yang terdengar merupakan hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh," demikian pernyataan tersebut.

Peringatan serangan itu muncul beberapa jam setelah militer Iran mengklaim telah melancarkan serangan drone berskala besar yang menyasar gudang amunisi di Camp Buehring, yang sebelumnya dikenal sebagai Camp Udairi.

Selain gudang amunisi, Iran juga mengklaim serangan menyasar sistem radar pertahanan udara di Pangkalan Udara Ali Al Salem, Kuwait.

Rentetan serangan tersebut terjadi ketika Iran terus melancarkan aksi balasan terhadap Amerika Serikat. Teheran sebelumnya menargetkan sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.

Kuwait turut terseret dalam eskalasi konflik AS-Iran karena masih menjadi lokasi sejumlah pangkalan dan fasilitas militer Amerika Serikat.

Serangan terbaru ini semakin meningkatkan kekhawatiran terhadap meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Artikel Lainnya