Olah Raga

Matangkan Persiapan Asian Games Nagoya 2026, Timnas Soft Tennis Indonesia Genjot Fisik dan Mental

Oleh : rio apricianditho - Jum'at, 24/07/2026 22:47 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Tim Nasional (Timnas) Soft Tennis Indonesia terus mematangkan persiapan menuju Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, yang akan berlangsung pada September mendatang. 

Program latihan kini memasuki fase krusial dengan fokus pada peningkatan kondisi fisik, penyempurnaan teknik, serta penguatan mental bertanding agar para atlet tampil dalam performa terbaik saat menghadapi persaingan elite Asia.

Keseriusan persiapan tersebut turut mendapat perhatian dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang menurunkan tim untuk meninjau langsung program latihan di pusat pemusatan latihan nasional. 

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan atlet Indonesia dalam menghadapi pesta olahraga terbesar di Asia.

Sekretaris Jenderal PP PESTI, Buyung Wijaya Kusuma, mengatakan seluruh atlet menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Meski proses persiapan sempat dihadapkan pada sejumlah tantangan, semangat para pemain justru semakin kuat untuk mengharumkan nama Indonesia.

"Setiap proses menuju ajang sebesar Asian Games tentu memiliki tantangan. Namun yang paling membanggakan adalah semangat para atlet tidak pernah surut. Mereka berlatih dengan disiplin, pagi hingga sore, membawa tekad yang sama untuk mengenakan lambang Garuda di dada dan mempersembahkan prestasi bagi Indonesia. Mental bertanding mereka semakin matang dan kami optimistis tim ini mampu memberikan hasil terbaik di Nagoya," ujar Buyung.

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Sebelum memasuki pemusatan latihan intensif, Timnas Soft Tennis Indonesia telah menjalani uji coba internasional di Korea Selatan dengan mengikuti dua turnamen di Incheon dan Sunchang pada pertengahan hingga akhir Juni 2026.

Pelatih kepala sektor putri, Gularso Mulyadi, menilai hasil uji coba menjadi indikator positif terhadap perkembangan kemampuan para atlet. 

Indonesia berhasil membawa pulang tiga medali perunggu dari ajang yang juga diikuti negara-negara kuat seperti Jepang dan Korea Selatan.

Menurutnya, pencapaian tersebut memberikan gambaran bahwa kemampuan atlet Indonesia terus meningkat dan mampu bersaing dengan kekuatan utama soft tennis Asia.

"Perkembangan atlet sangat baik dibandingkan awal pemusatan latihan. Hasil uji coba di Korea memberi kami banyak pelajaran sekaligus kepercayaan diri setelah meraih tiga medali perunggu di tengah persaingan dengan Jepang, Korea, dan negara kuat lainnya.

Kini fokus kami adalah menyempurnakan detail teknik, akurasi pukulan, serta strategi permainan. Kondisi fisik atlet juga terus ditingkatkan agar saat memasuki Agustus mereka berada pada puncak performa. Kami sangat optimistis tim ini memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan medali di Asian Games," kata Gularso.

Usai evaluasi dari rangkaian turnamen internasional tersebut, tim pelatih kini memfokuskan latihan pada penyempurnaan aspek teknis yang dinilai dapat menjadi pembeda saat menghadapi pertandingan-pertandingan ketat di Nagoya nanti.

Program latihan dipimpin oleh Gularso Mulyadi sebagai pelatih sektor putri, Prima Simpatiaji sebagai pelatih sektor putra, serta Robby Sudrajat yang bertanggung jawab pada peningkatan kondisi fisik atlet.

Dengan waktu persiapan yang tersisa, Timnas Soft Tennis Indonesia berharap seluruh program berjalan sesuai rencana sehingga para atlet dapat tampil maksimal dan mewujudkan target membawa pulang medali sekaligus mengukir prestasi baru bagi Indonesia di Asian Games 2026.

Tim Pelatih:

Putri : gularso muljadi
Putra : prima simpatiaji
Fisik : robby sudrajat

Artikel Lainnya