Jakarta, INDONEWS.ID - Politeknik STIA LAN Jakarta menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Magister Terapan dan Program Doktor Terapan pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Gedung Serbaguna Politeknik STIA LAN Jakarta. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses pendidikan pada jenjang magister dan doktor terapan.
PKKMB diikuti oleh mahasiswa baru Program Magister Terapan dan Program Doktor Terapan dengan rangkaian kegiatan yang tidak hanya memperkenalkan lingkungan kampus, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai proses perkuliahan, penelitian, publikasi ilmiah, serta berbagai aktivitas akademik yang akan dijalani selama masa studi.
Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. R. Luki Karunia, MA. menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru Program Magister Terapan dan Program Doktor Terapan. Direktur menekankan bahwa pendidikan tinggi terapan memiliki orientasi yang kuat pada kemampuan menghubungkan teori dengan praktik.
Mahasiswa diharapkan mampu menjadikan pengalaman di tempat kerja maupun berbagai persoalan pemerintahan sebagai sumber pembelajaran dan inspirasi dalam mengembangkan penelitian.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam menyelesaikan persoalan nyata. Penelitian dan karya ilmiah yang dihasilkan diharapkan memberikan manfaat dan kontribusi bagi organisasi serta masyarakat,” ujar Direktur.
Direktur juga mendorong mahasiswa untuk aktif membangun jejaring akademik, berdiskusi dengan dosen dan sesama mahasiswa, serta memanfaatkan berbagai sumber pengetahuan untuk memperkaya perspektif selama menjalani pendidikan.
Dalam kegiatan PKKMB tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai proses dan sistem perkuliahan yang berlaku di Politeknik STIA LAN Jakarta. Diskusi diarahkan pada pentingnya kesiapan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran yang menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, mandiri, dan berbasis pada permasalahan nyata di bidang administrasi publik.
Mahasiswa juga didorong untuk aktif dalam proses pembelajaran, baik melalui diskusi kelas, kajian literatur, studi kasus, penugasan, maupun kegiatan pembelajaran berbasis praktik. Karakter pendidikan terapan menuntut mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu menghubungkan pengetahuan tersebut dengan kebutuhan organisasi, pemerintahan, dan masyarakat.
Bagi mahasiswa Program Magister Terapan dan Program Doktor Terapan, kemampuan mengelola waktu antara pekerjaan, perkuliahan, penelitian, dan aktivitas akademik lainnya juga menjadi salah satu hal penting yang perlu dipersiapkan sejak awal masa studi.
Mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya publikasi ilmiah dan jurnal akademik. Publikasi menjadi salah satu sarana untuk menyebarluaskan hasil penelitian, gagasan, dan inovasi kepada komunitas akademik maupun praktisi.
Mahasiswa diarahkan untuk mulai membangun kebiasaan membaca dan menelaah artikel jurnal ilmiah, memahami struktur artikel akademik, melakukan sitasi dan penyusunan daftar pustaka secara tepat, serta memperhatikan etika akademik dalam penulisan dan publikasi.
Diskusi juga menekankan pentingnya memilih jurnal yang sesuai dengan bidang kajian dan kualitas penelitian. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mampu menyelesaikan tugas akademik, tetapi juga memiliki kemampuan menghasilkan karya ilmiah yang layak dipublikasikan dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik administrasi publik.
Mahasiswa diarahkan untuk mulai mengidentifikasi berbagai permasalahan aktual yang dapat dikembangkan menjadi topik penelitian yang relevan dan memberikan manfaat bagi pengembangan administrasi publik maupun organisasi tempat mahasiswa berkarya.
Mahasiswa didorong untuk membangun kemampuan dalam merumuskan masalah penelitian, menyusun kajian literatur, menentukan pendekatan dan metode penelitian, mengolah serta menganalisis data, hingga menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan.
Khusus pada jenjang doktor terapan, penelitian diharapkan tidak berhenti pada pengembangan konsep, tetapi mampu menghasilkan inovasi dan solusi terapan yang memberikan kontribusi terhadap penyelesaian permasalahan nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr. Muhammad Taufiq, DEA. menyampaikan bahwa mahasiswa Program Magister Terapan dan Program Doktor Terapan merupakan bagian penting dari pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik sekaligus kemampuan profesional.
Tahun akademik 2026/2027 ini, Politeknik STIA LAN Jakarta menerima 219 mahasiswa baru program magister terapan dan 18 mahasiswa baru program doktor terapan. Dengan mahasiswa kelas internasional Timor Leste 35 orang, BKPM Magister 18 orang, dan Pemkab Bogor 13 orang serta mahasiswa program magister reguler lainnya. Mahasiswa ada yang menduduki jabatan menteri, jaksa agung, komisioner, wakil menteri yang merupakan kelas international dari Timor Leste. Sedangkan para mahasiswa lainnya ada yang menduduki jabatan sruktural dan fungsional lainnya. “Hal ini merupakan kepercayaan dan kolaborasi yang sangat baik dari berbagai profesi,” ujarnya.
Kehadiran mahasiswa Program Magister Terapan dan Program Doktor Terapan merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan administrasi pemerintahan di tengah perubahan lingkungan strategis yang semakin dinamis.
Ia juga menjelaskan Politeknik STIA LAN Jakarta merupakan perguruan tinggi terapan yang berada di bawah Lembaga Administrasi Negara (LAN) dulunya bernama Perguruan Tinggi Kedinasan Ilmu Administrasi Negara (PT DIAN) kemudian menjadi STIA LAN tahun 1964. Mahasiswa umunya sudah bekerja dan berasal dari kementerian/lembaga, TNI, Polri, BUMN, Pemkot/Pemkab dan lainnya.
Sebagai perguruan tinggi terapan, Politeknik STIA LAN Jakarta memiliki peran strategis dalam menyelenggarakan pendidikan yang mengintegrasikan penguasaan pengetahuan dengan keterampilan dan praktik, khususnya dalam bidang administrasi publik. Pendidikan diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan ilmu dan kompetensinya dalam menjawab berbagai kebutuhan serta tantangan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Posisi tersebut memberikan kekhasan tersendiri dalam penyelenggaraan pendidikan, karena proses akademik diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus kemampuan menerapkan pengetahuan dalam praktik pemerintahan.
Mahasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas aparatur dan tata kelola pemerintahan melalui pengembangan pengetahuan, inovasi, penelitian terapan, serta rekomendasi yang dapat digunakan untuk menjawab berbagai permasalahan publik.
Kepala juga mendorong mahasiswa untuk membangun budaya akademik yang berintegritas, kritis, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, pendidikan magister dan doktor bukan semata-mata mengenai pencapaian gelar akademik, tetapi merupakan proses membangun kapasitas intelektual dan profesional untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi organisasi dan masyarakat.
PKKMB Program Magister Terapan dan Program Doktor Terapan tahun 2026 menjadi awal perjalanan akademik bagi mahasiswa untuk belajar secara mendalam, meneliti secara kritis, menulis secara ilmiah, dan menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi administrasi publik dan pembangunan.