Home › Nasional

Pemerintah Percepat Pemulihan Desa Adat Sade Pascakebakaran, 40 Rumah Mulai Dibangun Kembali

Oleh : Rikard Djegadut - Minggu, 11/10/2026 07:54 WIB


Pemerintah Percepat Pemulihan Desa Adat Sade Pascakebakaran, 40 Rumah Mulai Dibangun Kembali

Jakarta, INDONEWS.ID – Pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan Desa Adat Sade di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah dilanda kebakaran pada akhir Agustus 2026. Hingga 9 Oktober 2026, sebanyak 40 dari total 75 rumah adat terdampak telah dibangun kembali dan terpasang atapnya.

Upaya pemulihan tersebut dilakukan setelah masa tanggap darurat berakhir pada 20 September 2026. Pemerintah kini memfokuskan penanganan pada pembangunan kembali rumah adat, pemulihan fasilitas umum, penyediaan infrastruktur pendukung, serta penggerakan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengunjungi Desa Adat Sade pada Jumat (9/10), didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Kemenko Perekonomian Herfan Brilianto dan Kepala Biro Pengendalian Kawasan Ekonomi Khusus Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK Bambang Wijanarko.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pembahasan teknis bersama Pemerintah Provinsi NTB yang diwakili Asisten Daerah Lalu Moh. Fauzal beserta jajaran pemerintah daerah.

Susiwijono mengatakan, Kemenko Perekonomian mengoordinasikan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), serta mitra lainnya untuk memastikan proses rekonstruksi berjalan sesuai rencana.

“Kemenko Perekonomian mengoordinasikan Kementerian/Lembaga (K/L), Pemerintah Daerah, BUMN, dan juga mitra lainnya, untuk memastikan kebutuhan pendanaan, kesesuaian desain, jadwal penyelesaian, serta pembagian peran antar pihak agar pembangunan kembali bangunan di sana dapat terlaksana dengan baik,” ujar Susiwijono.

Selain koordinasi pembangunan, mekanisme penyaluran bantuan dari para donatur juga telah disiapkan. Skema tersebut mencakup rekening penampungan dan rekening khusus bagi setiap kepala keluarga terdampak agar dana donasi dapat segera disalurkan.

Dari sisi rekonstruksi, desain pembangunan kembali yang diinisiasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), dengan dukungan Universitas Mataram dan komunitas adat, telah diselesaikan. Pelaksanaannya akan mendapat pendampingan teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

“Penanganan kini difokuskan pada implementasi desain dengan fokus utama pembangunan kembali rumah adat dan fasilitas umum, penyediaan infrastruktur utilitas dan keselamatan, serta pemulihan ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga karakter budaya Sade,” kata Susiwijono.

Selain rumah adat, pembangunan sejumlah fasilitas umum mulai dikerjakan, meliputi masjid, museum, bale bengong, dan toilet umum. Infrastruktur pendukung juga menjadi bagian dari upaya pemulihan kawasan tersebut.

Sementara itu, aktivitas ekonomi warga mulai kembali bergerak. Kementerian Pariwisata telah memberikan bantuan berupa bahan baku, modal usaha, dan alat produksi untuk mendukung masyarakat memulai kembali kegiatan ekonominya.

Pemerintah berharap proses rekonstruksi dapat berjalan sesuai rencana sehingga kehidupan masyarakat Desa Adat Sade kembali pulih, tanpa menghilangkan karakter budaya dan tradisi yang menjadi identitas desa adat tersebut.

Artikel Lainnya