Home › Bisnis

Krista InterFood 2026 Lompatan bagi Industri IKM untuk Berkembang

Oleh : rio apricianditho - Rabu, 28/10/2026 18:27 WIB


Krista InterFood 2026 Lompatan bagi Industri IKM untuk Berkembang

Jakarta, INDONEWS.ID - Pemeran makan dan minuman internasional terbesar di Indonesia atau lebih dikenal KRISTA INTERFOOD 2026 akan digelar 4-7 November, dan diikuti 1100 peserta. Menurut Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian, tanpa ada pameran tanpa ada stakeholder industri tak akan ada lompatan, adanya Interfood industri kita berkembang salah satunya industri makanan dan minuman, Rabu (28/10).

Krista Exibitions menjelas tentang pameran tersebut di Kementerian Perindustrian, di Kuningan, Jakarta Selatan, konferensi pers dihadiri Ir Reni Yanira M.Si Dirjen IKMA Kemenprin, Ir. Putu Juli Ardika, MA Dirjen Industri Argo, Daud salim CEO dari Krista exhibitions, Stefanus Indrayana sekjen Gapmmi,Chef Rafael Triloko Basanto presiden ACP, Chef lois tanuhadi presiden IPBS,Retno Multriarti ketum Ikaboga, SusantyWidjaya ketum Asensi, Hariyadi BS Sukamdani ketum PHRI, Dr H Solihin SHMY C.Med CAC Ketum Aprindo, Saut P Hutagalung ketum AP5,Hasanuddin Yasni Ketum Arpi, dan Ferry Setiawan ketua Apkrindo.

Menurut Dirjen IKMA Ir Reni Yanira M.Si, gelaran ke-27 InterFood ini layak diapresiasi karena punya kontribusi nyata, meski tahun ini ada yang berbeda pameran yang digelar Krista Exibitions. Tahun ini pameran pindah lokasi, biasanya di Kemayoran sekarang di PIK2, Tangerang, Banten.

Dikatakan, selain lokasi yang bebeda juga acara yang digelarkan pun berbeda dari tahun sebelumnya, Kemenprin akan mengadakan temu wicara membahas tentang pengutan indusrti IKM.

Sementara Dirjen Industri Argo Ir. Putu Juli Ardika, MA mengatakan, kita punya sumber daya alam yang luar biasa, ini menjadi kekuatan yang perlu dioptimalkan, terutama di peralatannya.

Menurutnya, Krista Exibition punya arti yang strategis bagi pengembangan industri. Ajang pameran ini bukan hanya sebagai ajang pameran tapi juga mempertemukan produsen nasional dengan pihak luar negeri.

"InterFood memperluas jaringan perdagangan serta pengetahuan dan inovasi melalui konferensi seminar dan berbagai kegiatan. Kami juga memberikan support kepada pelaku industri", tandasnya.

Sedangkan CEO Krista Exibitions Daud Salim menjelaskan, KRISTA InterFOOD 2026 merupakan platform strategis untuk mendorong pertumbuhan bisnis, memperluas jaringan perdagangan, dan memperkuat daya saing industri makanan dan minuman Indonesia di pasar global. Tidak hanya menghadirkan produk dan teknologi terbaru, pameran ini juga membuka peluang kolaborasi nyata melalui pertemuan antara produsen, distributor, importir, eksportir, investor, dan calon pembeli dari dalam maupun luar negeri.

“KRISTA InterFOOD 2026 kami hadirkan sebagai platform strategis untuk mempertemukan inovasi dan peluang bisnis di industri makanan dan minuman. Melalui partisipasi pelaku industri nasional dan internasional serta lebih dari 40 program yang mencakup kompetisi berskala Internasional, seminar, talkshow, dan business matching, kami mendorong terciptanya kemitraan strategis, perluasan akses pasar, dan peluang investasi berkelanjutan. Kami optimistis KRISTA InterFOOD 2026 dapat mendukung pertumbuhan industri makanan dan minuman Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing produk nasional di pasar global,” ungkap Daud D. Salim.

KRISTA InterFOOD 2026 hadir dengan skala yang lebih besar, menempati 11 hall dengan total area pameran seluas 60.000 meter persegi. Pameran ini menghadirkan 1.100 peserta, termasuk 100 UMKM, dari 16 negara, yaitu Amerika Serikat, China, Prancis, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Jepang, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Inggris, Vietnam, Malaysia, dan Korea Selatan. Partisipasi internasional semakin diperkuat melalui kehadiran Paviliun Amerika Serikat (USA), China, dan Thailand yang membawa total 70 peserta. Dengan target 95.000 pengunjung profesional dari 30 negara, KRISTA InterFOOD 2026 menjadi platform strategis yang mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman untuk menjajaki peluang bisnis, membangun kemitraan, memperluas jaringan, serta membuka akses ke pasar nasional dan internasional.

KRISTA InterFOOD 2026 juga diselenggarakan bersamaan dengan Seafood Show Asia Expo dan ALL Indonesia Cooltech Expo, yang saling melengkapi dalam mendukung kebutuhan industri makanan dan minuman. Seafood Show Asia Expo menghadirkan peluang bisnis di sektor hasil laut dan produk perikanan, sementara ALL Indonesia Cooltech Expo berfokus pada teknologi pendinginan dan solusi rantai dingin (cold chain) untuk menjaga kualitas serta kesegaran produk. Kolaborasi ketiga pameran ini memberikan akses yang lebih luas bagi pelaku industri untuk menemukan inovasi, menjajaki kemitraan, serta mengembangkan peluang bisnis dari proses produksi hingga distribusi.

Berbagai kompetisi digelar di Krista InterFOOD seperti, La Cuisine Cooking Competition 2026 dan Global Chef Championship 2026, Berkolaborasi dengan ACP Indonesia (Association of Culinary Professionals Indonesia), La Cuisine Cooking Competition 2026 akan menghadirkan 1.100 chef untuk menunjukkan keterampilan, kreativitas, dan teknik memasak sesuai standar industri kuliner.

Bersama Global Chef Championship 2026, kedua kompetisi ini menjadi wadah pengembangan talenta kuliner, peningkatan kompetensi, serta penguatan profesionalisme di sektor hotel, restoran, katering, dan jasa boga. Menghadirkan lebih dari 30 kategori kompetisi traditional dan international cuisine, ajang ini mencakup berbagai bidang kuliner.

Kompetisi Kopi – ICAB Competition 2026 dan KIROC, bekerja sama dengan Dewan Kopi Indonesia, KRISTA InterFOOD 2026 menghadirkan rangkaian kompetisi kopi yang menjadi wadah bagi para profesional untuk menunjukkan keahlian, ketelitian, dan kreativitas dalam mengolah kopi. Kompetisi ini sekaligus mendorong peningkatan kualitas serta pengembangan industri kopi Indonesia.

Gelato World Tour 2026 berkolaborasi dengan APCA menjadi wadah bagi para perajin gelato untuk mengeksplorasi kreativitas, mengembangkan resep inovatif, dan menghadirkan kombinasi cita rasa yang unik, termasuk melalui pemanfaatan bahan baku lokal Indonesia. Kompetisi ini juga membuka kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan kreasi unggulan menuju tahapan kompetisi internasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Artikel Lainnya