Home › Nasional

Baru Sehari Menguat, IHSG Kembali Terpeleset ke Bawah 5.000 Terseret Aksi Jual Saham AI di Wall Street

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 06/11/2026 09:30 WIB


Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. (Foto: Kontan.co.id)
Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. (Foto: Kontan.co.id)

Jakarta, INDONEWS.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 74,42 poin atau 1,48 persen ke level 4.955,83 pada perdagangan Jumat (6/11/2026) pagi. Pelemahan ini terjadi sehari setelah IHSG ditutup menguat 2,25 persen ke posisi 5.030,26.

Tekanan datang dari Wall Street. Pada perdagangan Kamis (5/11/2026), indeks Nasdaq turun 5,52 persen, S&P 500 turun 4,36 persen, dan Dow Jones turun 3,44 persen.

Aksi jual dipicu kekhawatiran bahwa kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu sela AS akan memperketat regulasi kecerdasan buatan (AI) dan pusat data. Saham Nvidia turun lebih dari 9 persen.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman sudah mengingatkan potensi pelemahan sebelum pasar dibuka.

"IHSG berpotensi kembali koreksi hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, seperti dikutip dari Pasardana.id.

BNI Sekuritas memperkirakan support IHSG berada di 4.900–4.950 dan resistance di 5.050–5.150. Pada perdagangan Kamis, investor asing tercatat melakukan jual bersih Rp25 miliar.

Angka di atas merupakan data pembukaan. Pergerakan IHSG masih bisa berubah hingga penutupan perdagangan.*

(Rikard Djegadut)

Artikel Lainnya