Home › Internasional

Houthi Klaim 27 Warga Sipil Tewas, Sebagian Besar Perempuan dan Anak, dalam Serangan Udara Saudi

Oleh : Rikard Djegadut - Minggu, 08/11/2026 09:29 WIB


Arsip - Warga memeriksa kerusakan setelah serangan udara di distrik Asr, Sanaa, Yaman, Sabtu (24/10/2026). (Foto: ANTARA/AFP/Mohammed Huwais)
Arsip - Warga memeriksa kerusakan setelah serangan udara di distrik Asr, Sanaa, Yaman, Sabtu (24/10/2026). (Foto: ANTARA/AFP/Mohammed Huwais)

Jakarta, INDONEWS.ID - Kementerian Kesehatan kelompok Houthi menyatakan 27 warga sipil tewas akibat serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap bangunan permukiman di Distrik Bani Hushaysh, sebelah timur Sanaa, Yaman. Puluhan orang lainnya disebut terluka.

"Sebanyak 27 warga sipil, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas dan puluhan lainnya luka-luka," demikian pernyataan kementerian itu kepada stasiun televisi Al Masirah, Sabtu (7/11/2026), seperti dikutip ANTARA dari Sputnik.

Kementerian tersebut juga merilis rekaman dari sejumlah rumah sakit yang memperlihatkan para korban. Angka korban ini merupakan klaim Houthi dan belum diverifikasi secara independen. Belum ada tanggapan dari pihak Arab Saudi.

Pertempuran antara Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi kembali meningkat sejak Juli setelah sempat mereda selama empat tahun. Pesawat Saudi dilaporkan menyerang wilayah yang dikuasai Houthi hampir setiap hari, sementara Houthi membalas dengan serangan artileri ke wilayah Saudi.*

(Rikard Djegadut)

Artikel Lainnya