Home ›

Putra Nusantara Hajar Pemuda Jaya 4-1

Oleh : rio apricianditho - Minggu, 08/11/2026 19:18 WIB


Putra Nusantara Hajar Pemuda Jaya 4-1

Jakarta, INDONEWS.ID - Putra Nusantara menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu penghuni papan atas Liga Jakarta U-17. Mengandalkan permainan menyerang, mereka sukses menaklukkan Pemuda Jaya dengan skor 4-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Sintetis 2 PSF, Pancoran, Jakarta, Minggu (8/11).

Kemenangan tersebut diraih Putra Nusantara dalam pertandingan yang sejak awal diwarnai ketimpangan kekuatan. Pemuda Jaya harus bermain dengan 10 pemain dan tidak diperkuat sejumlah pilar utamanya. Sebaliknya, Putra Nusantara tampil dengan kekuatan penuh.

Meski unggul jumlah pemain, Putra Nusantara tidak serta-merta mampu menembus pertahanan lawan. Mereka bahkan baru membuka keunggulan satu menit menjelang babak pertama berakhir melalui aksi individu Byan Al Musawwa.

Byan memperlihatkan kualitasnya dengan menggiring bola dari sekitar titik 16 meter, melewati dua pemain bertahan Pemuda Jaya sebelum melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang berbuah gol. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Putra Nusantara semakin leluasa mengembangkan permainan. Byan kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui aksi yang hampir serupa dengan gol pertamanya. Ia melewati dua pemain belakang Pemuda Jaya sebelum menaklukkan penjaga gawang lawan.

Dominasi Putra Nusantara berlanjut dengan tambahan dua gol. Azzam Ash Shidiq memperbesar keunggulan pada menit ke-43, disusul Nevan Putra yang mencetak gol pada menit ke-66.

Pemuda Jaya akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-68. Luthfi Mubarok mencetak gol hiburan melalui tendangan jarak jauh yang mengarah ke tiang jauh dan gagal dijangkau kiper Putra Nusantara. Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Pelatih Pemuda Jaya, Windu Hanggoro, mengakui anak asuhnya sebenarnya mampu memberikan perlawanan pada babak pertama meski bermain dengan 10 pemain.

Menurutnya, para pemain tampil cukup berani, bahkan beberapa kali berhasil mengancam pertahanan Putra Nusantara. Namun, persoalan stamina menjadi kendala ketika pertandingan memasuki babak kedua.

Windu mengatakan, dalam situasi kekurangan pemain, dirinya hanya bisa mengingatkan anak-anak agar tetap disiplin menjalankan peran masing-masing. Sebab, tenaga yang terkuras membuat tim semakin kesulitan mempertahankan permainan.

Ia menambahkan, peluang Pemuda Jaya untuk menembus delapan besar sebenarnya masih terbuka. Namun, kekalahan ini membuat perjuangan mereka semakin berat. Dengan menyisakan tiga pertandingan, Pemuda Jaya setidaknya harus mengamankan dua kemenangan demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Sementara itu, pelatih Putra Nusantara, Ikhsanul, menilai timnya sudah bermain cukup taktis, meski belum mampu mencetak gol lebih cepat akibat kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Ia mengakui para pemain sempat menganggap pertandingan akan berjalan mudah karena unggul jumlah pemain. Situasi tersebut membuat penyelesaian serangan pada awal babak pertama belum berjalan maksimal.

"Tim menganggap remeh lawan dari segi jumlah pemain.

Karena itu, pada babak pertama kami belum bisa mencetak gol dalam lima menit awal dan baru mencetak gol mendekati akhir babak pertama", ujar Ikhsanul.

Menurutnya, persoalan penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Dengan tiga pertandingan tersisa, Putra Nusantara ingin memastikan ketajaman lini serangnya semakin baik.

"Nanti di sesi latihan akan kita ingatkan anak-anak bagaimana menyelesaikan finishing", pungkasnya.

Artikel Lainnya