Perhatian! Jangan Simpan Obat di Kulkas dan Membuang Obat Secara Sembarangan
Pembaca Indonews, apakah Anda pernah menyimpan obat di dalam kulkas? Atau membuang obat tersebut di tempat sampah? Coba pertimbangkan tindakan Anda ini.
Reporter: Abdi Lisa
Redaktur: budisanten
Jakarta, INDONEWS ID – Pembaca Indonews, apakah Anda pernah menyimpan obat di dalam kulkas? Atau membuang obat tersebut di tempat sampah? Coba pertimbangkan tindakan Anda ini.
Pasalnya, tidak semua obat bagus disimpan di dalam kulkas. Juga tidak boleh membuang obat secara sembarangan. Lalu, bagaimana menyimpan dan membuang obat yang benar dan yang baik itu?
Ada tips cara menyimpan obat yang baik dan benar itu. Yuk tengok tips tersebut yang diberikan oleh ahli farmasi dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Indri Mulyana Bunyamin S.Farm, Apt.
Ia menjelaskan, yang terbaik adalah simpan obat pada suhu kamar, yaitu pada suhu 25-30 derajad celcius karena bila suhu terlalu panas bisa menyebabkan perubahan senyawa zat aktif dalam obat.
“Jadi bukan di dalam kulkas, kecuali untuk obat-obatan tertentu,” kata Indri.
Ia memberikan contoh, sirup obat batuk. Penyimpanan obat itu akan membuat gula di dalam sirup obat batuk mengkristal.
“Jadi simpan sirup obat batuk pada suhu kamar. Kalau udara sangat panas, simpanlah di dalam ruang ber-AC. Selama obat tidak berubah warna, bau, dan rasa, simpan obat hingga berusia 6 bulan sejak kemasannya dibuka. Lewat dari enam bulan, lebih baik buang saja obatnya,” tegas Indri yang dicukil dari investor daily.
Ini Cara Membuang Obat yang Benar
Membuang obat pun ada caranya. Untuk sirup, kupas dulu merek atau nama obat dari botolnya. Lalu tambahkan air ke dalam botol obat, kocok, dan buang di dalam tanah. Untuk obat tablet atau kapsul seperti antibiotik, hancurkan lebih dulu obat, lalu kubur dalam tanah. (Abdi.K)