INDONEWS.ID

  • Rabu, 23/01/2019 12:30 WIB
  • Evakuasi Korban Banjir Di Gowa, TNI AL Kirim Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

  • Oleh :
    • Ronald T
Evakuasi Korban Banjir Di Gowa, TNI AL Kirim Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana
Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) Makassar mengirimkan Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dari Batalion Marinir Pertahanan Pangkalan VI (Yonmarhanlan VI) untuk mengevakuasi masyarakat terdampak banjir di Perum Nusa Mappala 2 Desa Tetebatu Kab. Gowa Sulsel,

Gowa, INDONEWS.ID - Untuk mengevakuasi masyarakat terdampak banjir di Perum Nusa Mappala 2 Desa Tetebatu Kab. Gowa Sulsel, Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) Makassar mengirimkan Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dari Batalion Marinir Pertahanan Pangkalan VI (Yonmarhanlan VI).

Dalam rilis yang diterima pada Rabu (23/01/2018), Komandan Yonmarhanlan VI Makassar Mayor Marinir Aang Andi Warta, M.Tr (Opsla) yang memimpin langsung evakuasi tersebut mengatakan banjir yang melanda Kab Gowa akibat hujan deras tanpa henti selama beberapa hari.

Bersama dengan instansi pemerintah setempat, lebih lanjut dikatakan Aang, tim PRCPB Lantamal VI Makassar terdiri dari Pasukan Mako Lantamal VI dan pasukan Marinir turun langsung untuk membantu warga masyarakat yang terkena dampak banjir dan didukung dua perahu karet beserta motor tempel, dua truk dan alat selam.

Sementara itu Komandan Lantamal VI Makassar Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono,SH.,M.Tr.(Han) mengatakan disiagakannya tim PRCPB merupakan sebagai langkah Lantamal VI antisipasi dan kesiapsiagaan untuk pengoptimalan pertolongan apabila terjadi bencana .

"Masyarakat sekitar bisa menghubungi nomor telpon posko siaga PRCPB Lantamal VI yakni 082194941444. Posko PRCPB Lantamal VI tetap kita siagakan apalagi cuaca akhir-akhir ini mulai ekstrem" sambungnya.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, banjir, genangan, tanah longsor, angin kencang dan juga puting beliung. (ronald)






 

Baca juga : Longsor di Kota Palopo Sulawesi Selatan, Sembilan Rumah Rusak Berat
Artikel Terkait
Longsor di Kota Palopo Sulawesi Selatan, Sembilan Rumah Rusak Berat
Warga Terdampak Banjir Bantaeng Diungsikan ke Delapan Titik
Masuk Masa Transisi, Pemprov Sulsel Ajak Masyarakat Adaptasi Kebiasan Baru
Artikel Terkini
Dorong Pelaku UMKM, Alametric Inisiasi Program Bakti Negeri
Tidak Ada Soal Rekrutmen CPNS, Ini Kata MenPAN Tjahjo Kumolo
Sisi Positif Perubahan Budaya Masyarakat Akibat Adaptasi Kebiasaan Baru
Pilkada Serentak 2020 Digelar Desember, Arif Budiman: Regulasi Tidak Berubah
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat Ke Jokowi
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gandalf