INDONEWS.ID

  • Minggu, 31/03/2019 14:30 WIB
  • Redam Hoaks, Arcandra Tahar Gelar Safari Dakwah di Jabar

  • Oleh :
    • very
Redam Hoaks, Arcandra Tahar Gelar Safari Dakwah di Jabar
Wakil Menteri ESDM, Archanda Tahar di hadapan peserta Musyawarah Akbar Alumni Baitul Arqom di Lemburawi Pacet Bandung, Sabtu 30 Maret 2019. (Foto: Ist)

Bandung, INDONEWS.ID -- Al-Quran memberi petunjuk kepada kita memeriksa validitas suatu berita dengan melakukan tabayyun atau klarifikasi agar tidak terjadi kekacauan, provokasi, ketakutan, dan kebingungan di tengah masyarakat.

Para Kyai di Pesantren harus jadi pelopor dalam gerakan tabayun bila ada berita viral yang mengundang polemik dan mengakibatkan perpecahan di tengah masyarakat. Termasuk tabayyun atas isu bahwa harga tarif listrik di Indonesia itu termahal di dunia. Hal tersebut disebar untuk menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Baca juga : JK Negarawan Luwes dan Selalu Menjaga Tali Silaturahim

Demikian Wakil Menteri ESDM, Archanda Tahar di hadapan peserta Musyawarah Akbar Alumni Baitul Arqom di Lemburawi Pacet Bandung, Sabtu 30 Maret 2019.

“Pemerintah mohon bantuan dari Para Kyai Pesantren untuk melakukan tabayyun bahwa Tarif Tenaga Listrik (TTL) di Indonesia bukanlah yang termahal di dunia, tapi termasuk murah dan kompetitif untuk kawasan ASEAN,” ujar laki-laki kelahiran Padang, 10 Oktober 1970

Baca juga : Kartelisasi Politik dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Lebih lanjut Ia mamaparkan contoh data Mei 2017 yang menyebutkan bahwa TTL untuk golongan rumah tangga di Indonesia sebesar Rp1.467 kWh. Tarif ini jauh lebih murah jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Filipina sebesar Rp 2.359 per kWh, Singapura Rp 2.185 per kWh dan Thailand sebesar Rp1.571 per kWh.

Kehadiran Arcandra Tahar di Bandung merupakan rangkaian Safari Dakwah di beberapa wilayah di Indonesia untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya melakukan klarifikasi dan validasi terhadap informasi yang diterima.

Baca juga : Jubir Presiden Pastikan Jokowi Hadiri Penutupan Kongres Partai Nasdem

Kegiatan ini mendapat respon positif dari Direktur Relawan TKN Jokowi Amin, Maman Imanulhaq.

Metode yang disampaikan Archanda Tahar, menurut Maman sangat tepat. Karena berangkat dari Teks keagamaan yang dikupas dengan jelas dan padat disertai data dan fakta yang sangat argumentatif.

“Pak Archanda memiliki kemampuan luar biasa dalam mengeksplorasi argumen keagamaan yang disertai data, dan fakta yang membuat audiens memahami sumber Hoaks dan di mana kekeliruannya. Sebuah metode yang dapat mengedukasi sehingga masyarakat tercerahkan,” ujar Politisi PKB yang sekaligus jadi moderator kegiatan tersebut.

Pengasuh Ponpes Baitul Arqom, KH. Ibnu Athoillah Al-Hafidz menyambut gembira Safari Dakwah Archandra Tahar tersebut.

“ Pak Wamen telah membuktikan bahwa ilmu Al-Quran itu sangat luas. Ia menjelaskan Hoaks dari presfektif ayat Quraniyah dan kauniyah. Ini memotivasi para santri untuk terus belajar Quran dan menguasai ilmu Energi seperti penambangan minyak lepas pantai yang sangat dikuasai Pak Arcandra Tahar,” tutur Kyai Muda penghafal 30 Juz Quran ini.

Agenda Safari Dakwah Arcandra Tahar ini diteruskan di Hotel PRIME PARK Jalan Suci Bandung dengan para Tokoh dan akademisi yang tergabung dalam ICMI Jawa Barat. (Very)

Artikel Terkait
JK Negarawan Luwes dan Selalu Menjaga Tali Silaturahim
Kartelisasi Politik dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
Jubir Presiden Pastikan Jokowi Hadiri Penutupan Kongres Partai Nasdem
Artikel Terkini
Rayakan HUT Indonews.id ke-8, Pemred Asri Hadi Ajak Pembaca Setia Bantu Penderita Kanker di Indonesia, Begini Caranya!
Pj Wali Kota Kediri: Yogyakarta Punya Malioboro, Kota Kediri Punya BrantasTic
Sudah Dibatalkan MK, Partai Buruh Akan Gugat Aturan Pencalonan Pilkada
Update Banjir Bandang di Agam, Korban Meninggal 19 Orang
KNKT Minta Semua Pihak Buat Rencana Perjalanan Wisata yang Baik dan Bijak
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas