indonews

indonews.id

Seto Mulyadi : Anak -Anak Adalah Peniru Yang Terbaik

Korban kekerasan yang menimpa anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilakukan oleh 12 siswa SMA di Pontianak, Kalimantan Barat tengah ramai dibicarakan oleh khalayak media sosial maupun dunia nyata.
 

Reporter: Ronald
Redaktur: budisanten
zoom-in Seto Mulyadi : Anak -Anak Adalah Peniru Yang Terbaik
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan anak-anak ini adalah sebagai subjek peniru yang terbaik yang berarti tindakan kekerasan itu adalah hasil peniruan, dan reaksi kekerasan yang telah mereka terima.

Jakarta, INDONEWS.ID - Korban kekerasan yang menimpa anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilakukan oleh 12 siswa SMA di Pontianak, Kalimantan Barat tengah ramai dibicarakan oleh khalayak media sosial maupun dunia nyata.

Tidak sedikit orang mengecam atas perbuatan yang dilakukan oleh para pelaku namun dukungan dari masyarakat terus menerus bertambah untuk penyembuhan korban.

Menilai dari kejadian (perbuatan) dari para pelaku kekerasan tersebut, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi pun angkat bicara.

Menurut Seto, anak-anak ini adalah sebagai subjek peniru yang terbaik yang berarti tindakan kekerasan itu adalah hasil peniruan, dan reaksi kekerasan yang telah mereka terima.

"Bisa kekerasan fisik dan sikologis artinya kadang-kadang cara mendidik anak yang masih bernuansa kekerasan," ujarnya kepada wartawan pada Kamis, (11/4/2019).

Selain itu, pria pernah akrab disapa Kak Seto ini juga menyebutkan ada faktor lainnya yang kemudian bisa menjadi aspek lain menjadi penyebab kenapa anak-anak ini mampu berbuat seperti itu, yakni lingkungan pendidikannya sendiri.

"Suasana sekolah juga, entah kurikulum yang terlalu padat, pekerjaan rumah (PR) yang bertumpuk, entah tidak adanya penghargaan terhadap prestasi atau potensi anak yang saling berbeda," tandasnya.

Dari perlakuan seperti itulah yang menurut Seto bisa  membuat anak merasa tertekan dan memicu berbagai pola perilaku agresif anak dan remaja. (rnl)

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas