GP Jamu Sebaiknya Berada Dibawah Kementerian Perindustrian
Reporter: hendro
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID - Semenjak dibawah pengawasan Kemenkes industri jamu mengalami stagnan. Pasalnya industri jamu di tanah air disamakan dengan industri farmasi yang sangat ketat pengawasannya.
Ketua Dewan Pembina GP Jamu, DR Charles Saerang mengatakan, selama ini pihaknya mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan baku akibat regulasi yang sangat ketat.
Padahal, kata Charles, industri jamu tidak semata-mata pengobatan tradisional melainkan kecantikan, spa, kosmetik, budaya dan pariwisata.
" Karena itu sebaiknya industri Jamu sebaiknya berada di bawah pembinaan dan pengawasan kementerian perindustrian," ujar Charles kepada INDONEWS, Jumat (30/2019).
Dengan berada di bawah pengawasan kementerian perindustrian, tambah Charles, industri jamu dapat dicantumkan sebagai industri berbasis argo yang menjadi perioritas.
Selain itu, Charles berharap industri jamu luar negeri dapat diperketat masuknya ke tanah air
Sehingga industri jamu di dalam negeri bisa lebih berkembang dengan baik.