indonews

indonews.id

Gerakan Mahasiswa Menolak Percaya (Rezim Jumawa)

Ini semua gegara Presiden Jokowi dan para elit politik terlalu kepedean, menganggap suara dan pandangan publik Indonesia tidak perlu atau bahkan layak untuk diacuhkan. 

Reporter: very
Redaktur: very
zoom-in Gerakan Mahasiswa Menolak Percaya (Rezim Jumawa)
Pengamat politik dari President University AS Hikam. (Foto: channel indonesia)

Oleh: Muhammad AS Hikam *)

Jakarta, INDONEWS.ID - Saya pernah membuat forecasting di CNN TV bahwa setelah Presieden Jokowi dilantik untuk masa jabatan kedua kali, bisa jadi akan ada gejolak politik. Gak tahunya, gejolak malah datang lebih cepat dari itu. Sebulan sebelum Presiden Jokowi dilantik, gejolak politik itu mulai dan mungkin akan kian marak!

Ini semua gegara Presiden Jokowi dan para elit politik terlalu kepedean, menganggap suara dan pandangan publik Indonesia tidak perlu atau bahkan layak untuk diacuhkan. Lalu mereka dengan jumawa melawan kehendak zaman. Dengan semena-mena menghancurkan KPK yang selama ini jadi kebanggaan rakyat dan mendapat pujian.

Presiden Jokowi, parpol, dan DPR, yang ditopang para oligarch, sudah merasa di atas angin. Lupa bahwa mereka dipilih rakyat untuk memimpin. Lalu konspirasi pelemahan terhadap amanat reformasi, yaitu KPK, pun mulai mereka jalin. Hasilnya, mahasiswa mulai protes dan tuntutan mereka tak main main: mosi tak percaya!!

Akankah Presiden Jokowi dan para poliyo mau mendengar? Ataukah seperti para penguasa yang sudah terlalu pede tak akan sadar dan malah akan sesumbar? Apalagi kalau sudah merasa didukung tentara, polisi, dan undang-undang anti makar! Para penguasa seperti itu biasanya malah bekoar bahwa dirinya yang paling benar. Dan saat itulah biasanya sebuah rezim otoriter akan terbakar!

Semoga Presiden Jokowi tidak mengulangi cerita lama rezim-rezim jumawa sebelumnya. Karena kekuasaannya belum dapat membanggakan suatu yang benar-benar berdampak besar bagi masa depan bangsa. Semua akan tinggal wacana jika tanpa dukungan rakyat akan sia sia belaka!

Bravo Gerakan Mahasiswa Indonesia!!

*) Muhammad AS Hikam, penulis adalah pengamat dari President University

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas