Hari Pertama CIO 2019 Tandingkan Dressage
Kejuaraan berkuda equestrian Cinta Indonesia Open (CIO) 2019 dimulai pada hari Jumat, 25 Oktober. Kegiatan berkuda terbesar di Provinsi Banten ini diselenggarakan di Adria Pratama Mulya (APM) Equestrian Centre Tigaraksa, Tangerang, Banten setiap tahun. Penyelenggaraan CIO kali ini merupakan yang ke-12 sejak tahun 2007 bersamaan dengan berdirinya APM di lahan seluas 7 hektar.
Reporter: Tirto.p
Redaktur: indonews
Tangerang, indonews.id - Kejuaraan berkuda equestrian Cinta Indonesia Open (CIO) 2019 dimulai pada hari Jumat, 25 Oktober. Kegiatan berkuda terbesar di Provinsi Banten ini diselenggarakan di Adria Pratama Mulya (APM) Equestrian Centre Tigaraksa, Tangerang, Banten setiap tahun. Penyelenggaraan CIO kali ini merupakan yang ke-12 sejak tahun 2007 bersamaan dengan berdirinya APM di lahan seluas 7 hektar.
Sebagaimana APM yang fokus pada equestrian, CIO menampilkan kompetisi show jumping dan dressage. Kejuaraan CIO sebagai ajang tingkat nasional yang berstandar internasional. Pasalnya peserta CIO berasal dari 26 klub berkuda yang tersebar dari beberapa provinsi. Peserta CIO selain dari Provinsi Banten selaku tuan rumah, juga berasal dari Provinsi Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Bali.
Adapun fasilitas venue yang dimiliki APM sudah bertaraf internasional. Terbukti pada tahun 2018 menjadi salah satu venue yang digunakan untuk Asian Games 2018. Selain itu, juri yang melakukan penilaian juga berstandar internasional. Juri yang dihadirkan yakni Wan Ming Ong dan Tunku Nazroff dari Malaysia.
Pada hari pertama CIO menampilkan dressage. Beberapa kategori dressage hari ini antara lain; medium open, advanced open, preliminary interschool, preliminary open, dan elementary open. Kompetisi pada seluruh kategori akan dilangsungkan di area outdoor utama APM.
Kondisi sekitar venue pertandingan steril dari suara bising mesin dan cahaya kilat (flash) kamera. Kuda memiliki sensitivitas yang tinggi dengan suara mesin dan cahaya kilat kamera. Dampaknya, kuda yang sedang bertanding akan kaget atau tidak tenang, bahkan kuda dapat memberontak dan standing hingga berujung jatuhnya penunggang.