Daihatsu Astec Open 2019 International Series Gelar Laga Final di Jakarta
Daihatsu Astec Open 2019 International Series segera melaksanakan laga final memperebutkan gelar juara pada tanggal 4 hingga 9 November di Jakarta.
Reporter: Mancik
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID - Daihatsu Astec Open 2019 International Series segera melaksanakan laga final memperebutkan gelar juara pada tanggal 4 hingga 9 November di Jakarta.Turnamen ini dapat mencapai partai puncak berkat kerja sama dengan Alan dan Susy Technology menyelenggarakan pertandingan dibeberapa kota yakni Medan, Surabaya, Makassar, Bandung dan Yogyakarta.
Marketing Director PT. Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra dalam keterangannya menjelaskan, pihaknya memilih menggelar buluhtangkis karena merupakan salah satu cabang olahraga terfavorit di Indonesia dan terbukti mampu mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.
"kami bersyukur turnamen Daihatsu ASTEC Open 2019 International Series telah mencapai babak final di Jakarta, ditambah dengan acara nonton bareng film Susi Susanti. Kami berharap, melalui turnamen dan inspirasi nobar film Susi Susanti dapat membangkitkan semangat dan motivasi kita bersama untuk kejayaan bulutangkis Indonesia di masa depan," kata Amelia dalam keterangan tertulis kepada media, Jakarta, Kamis,(7/11/2019)
Turnamen berhasil dilaksanakan karena Daihatsu bekerja sama dengan Alan & Susy Technology(Astec), menyelenggarakan turnamen bulutangkis bertajuk Daihatsu Astec sejak tahun 2016. Turnamen bulutangkis yang telah diadakan sebanyak empat kali ini terasan istimewa karena ada peningkatan level dari sebelumnya.
Turnamen Daihatsu Astec Open 2019 dibagi menjadi beberapa kategori pemenang berdasarkan umur yakni dari U- 13, U- 15, - U- 17, U- 19, Dewasa dan Veteran. Selain menggelar pertandingan, turnamen ini juga mengadakan Coaching Clinic yang langsung melibatkan Alan dan Susy sebagai pembicara.
Adapun permulana turnamen berlangsung pada Maret -November di 7 Kota besar di Indonesia yakni Medan, Surabaya, Makassar, Bandung dan Yogyakarta dan berakhir dengan laga final di Jakarta di GOR Tanjung Priok dengan level internasional yakni BAC(Badminton Asia Confederation) dan terdaftar dalam agenda Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia.(PBSI)
Melalui pertandingan ini juga, para atlit dapat memperbesar peluang untuk masuk seleksi Pelatnas(Pemusatan Latihan Nasional) dan meningkatkan poin resmi yang terdaftar dan diakui oleh federasi bulu tangkis tingkat dunia yakni BWF(Badminton World Federation)
Sementara peserta hingga final di 7 Kota tercatat sebanyak 6.589 peserta. Turnamen diikuti oleh pemain lokal dan atlit mancanegara yakni Amerika Serikat, Jerman, India, Irak, Jepang, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darusssalam.