INDONEWS.ID

  • Selasa, 03/03/2020 14:01 WIB
  • Pemerintah Berupaya Atasi Virus Corona, Masyarakat Diminta Tidak Panik

  • Oleh :
    • Marsi Edon
Pemerintah Berupaya Atasi Virus Corona, Masyarakat Diminta Tidak Panik
Mendagri Tito Karnavian saat menghadiri menghadiri Wisuda Diploma dan Sarjana Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (NTB).(Foto:Istimewa)

Mataram, INDONEWS.ID - Pemerintah Indonesia melalui kementerian dan lembaga terkait, terus berupaya mengatasi bahaya virus corona yang telah masuk ke wilayah Indonesia. Di tengah upaya pemerintah menangani virus corona, masyarakat diminta untuk tidak panik dan waspada berlebihan.

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, koordinasi nasional dalam rangka mencegah penyebaraluasan virus corona di Indonesia, semakin intens dilakukan oleh pemerintah. Koordinasi dilakukan di antaranya melalui Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan maupun jaringan kesehatan lainnya.

Baca juga : Kementan Tegaskan Kalung Anti Virus Corona Bukan Vaksin

"Saya kira tidak perlu panik ya, karena kita tahu Pemerintah telah berupaya dengan segala kemampuan yang ada. Kita tahu koordinasi di tingkat Nasional sudah dilakukan oleh Kemenlu, kemudian koordinasi jaringan kesehatan oleh Kemenkes sudah dilakukan, rekan-rekan kepala daerah juga telah banyak melakukan langkah-langkah untuk preventif," kata Tito usai menghadiri Wisuda Diploma dan Sarjana Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (03/03/2020).

Selain mendukung upaya pemerintah, kata Tito, masyarakat diminta untuk memperkuat dahan tahan tubuh melalui olahraga dan pola hidup sehat. Cara ini dapat mengjauhkan diri dari serangan virus corona.

Baca juga : Update Corona 27 Juni, Kasus Positif 1.385, Pasien Sembuh Menjadi 21.909

"Tindakan preventif itu, terutama memperkuat daya tahan tubuh, itu yang penting, olahraga, karena virus itu yang paling utama ada di sistem daya tahan tubuh, kalau daya tubuh kuat virus juga tidak bisa berkembang," jelas Tito.

Sebagai negara tropis, jelas Tito, Indonesia memiliki keuntungan karena memiliki suhu relatif hangat karena dipengaruhi oleh letaknya di garis khatulistiwa.

Baca juga : Nasib Bupati Jember, Mendagri Tito Tunggu Keputusan Gubernur Jatim

Keuntungan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melakukan aktivitas berjemur di pagi hari untuk mendapatkan sejumlah manfaat.

"Kita beruntung punya negara yang banyak sinar matahari sebagai negara tropis, sering-sering untuk berjemur, terutama di matahari pagi. Kita semua belajar dari dulu, namanya matahari pagi itu banyak mengandung manfaat termasuk vitamin D dan lain-lain. Hal ini menunjukkan bahwa di suhu-suhu tertentu yang panas dia tidak bisa berkembang, nah keuntungan kita negara yang tropis seperti itu," ungkapnya.

Di samping itu, masyarakat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi bersumber dari sayuran dan buah, serta vitamin. Tak kalah penting, masyarakat juga diminta untuk rutin mencuci tangan dengan sabun secara benar.

"Perlu memperbanyak makanan yang bergizi, vitamin, seperti buah-buahan, sayur-sayuran sehingga daya tahan tubuh betul-betul kuat, olahraga, berjemur di bawah sinar matahari dan kemudian yang tadi, vitamin yang alami adalah vitamin dari buah dan sayur, madu, dan lain-lain. Ini yang peru banyak dikonsumsi, di samping itu metode penyebarannya ini terutama sentuhan langsung dengan penderitanya, rajin-rajin cuci tangan menggunakan sabun atau menggunakan disinfektan, dan masyarakat tidak perlu panik," tutupnya.

 

Artikel Terkait
Kementan Tegaskan Kalung Anti Virus Corona Bukan Vaksin
Update Corona 27 Juni, Kasus Positif 1.385, Pasien Sembuh Menjadi 21.909
Nasib Bupati Jember, Mendagri Tito Tunggu Keputusan Gubernur Jatim
Artikel Terkini
Ini Penampakan Helikopter Merah Putih yang Digunakan Presiden Jokowi
Ahli Waris Pemegang Hak Cipta Sketsa Tugu Selamat Datang Gugat PT Grand Indonesia
Gandeng LinkAja, PNM Lakukan Transformasi Digital Dorong Transaksi Non-tunai
Koki Otonomi Prof Djo Akhirnya Terbit
PTPN III Ajukan Dana Talangan 4 Triliun, Ini Tanggapan DPR
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas