INDONEWS.ID

  • Senin, 17/08/2020 12:15 WIB
  • Mantan Presiden Megawati Dan SBY Berbagi Pesan di HUT RI Ke-75

  • Oleh :
    • Ronald
Mantan Presiden Megawati Dan SBY Berbagi Pesan di HUT RI Ke-75
Mantan Presiden Ke-5 Megawati Soekarno Putri (Foto : Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Sejumlah mantan presiden memberikan sejumlah pesan jelang upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan atau HUT ke-75 RI yang disiarkan secara virtual pada Senin 17 Agustus 2020 hari ini. Pesan tersebut disampaikan melalui akun YouTube resmi sekretariat negara sebelum pelaksanaan upacara dimulai.

Testimoni pertama diawali oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri untuk generasi muda bangsa Indonesia. Menurutnya generasi penerus harus bisa menyelaraskan kehidupan dengan tidak berpikir terlalu berat.

Baca juga : Akbar Faisal "Uncensored": Gus Dur Pernah Persiapkan Rizal Ramli Jadi Cawapres

"Yang paling utama kita harus bisa menyelaraskan kehidupan kita, itu apa artinya jangan kita berfikir terlalu berat, jadi segala sesuatunya di manage dengan baik," tutur Megawati.

Megawati menyakini bahwa setiap individu/orang sudah memiliki takdirnya masing-masing. Ketua umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini pun meminta generasi muda untuk selalu optimis dan berjuang.

Baca juga : Mengapa SBY Tidak Pilih JK Sebagai Cawapres? Ini Cuitan Rizal Ramli

"Generasi muda itu selalu musti punya keyakinan dan harapan itu yang harus diutamakan menurut saya," ungkapnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengatakan di hari kemerdekaan ke-75 ini harus menjadi momentum untuk mengucap syukur kepada Allah SWT.

Baca juga : Bilang JK Berbohong, Rizal Ramli: SBY Panggil Saya ke Istana dan Ceritakan JK yang Ganjal di "Injury Time"

"Dan juga berterimakasih kepada para pejuang dan para pendiri republik serta para pemimpin bangsa dari masa ke masa," kata SBY.

SBY menyebutkan, tugas ke depan yang menanti para generasi muda bangsa yakni membangun negeri untuk menjadi negara maju, damai, adil, dan makmur. Dia meyakini semua pihak mampu membuat Indonesia maju.

"Insyallah kita bisa meskipun masih banyak pekerjaan rumah kita, utamanya meningkatkan kesejahteraan rakyat tetapi sebagai bangsa kita harus bangga karena saat ini Indonesia telah menjadi negara terbesar di Asia Tenggara termasuk ekonominya dan menjadi anggota G20, 20 negara besar dunia," tuturnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa saat ini bangsa Indonesia tengah menghadapi ujian sejarah yakni pandemi virus corona (Covid-19) dan krisis ekonomi. Karena itu, SBY mengingatkan untuk tetap bersatu dan optimis agar ujian tersebut bisa cepat berlalu.

"Yang penting kita tetap bersatu, pemerintah memimpin, membimbing dan menolong rakyatnya, sedangkan rakyat mendukung penuh pemerintahnya seraya menjalankan kewajiban-kewajibannya dengan pertolongan Tuhan insyaallah masa berat ini dapat kita lalui," tandasnya. (rnl)

Artikel Terkait
Akbar Faisal "Uncensored": Gus Dur Pernah Persiapkan Rizal Ramli Jadi Cawapres
Mengapa SBY Tidak Pilih JK Sebagai Cawapres? Ini Cuitan Rizal Ramli
Bilang JK Berbohong, Rizal Ramli: SBY Panggil Saya ke Istana dan Ceritakan JK yang Ganjal di "Injury Time"
Artikel Terkini
Hadir Gowes Bersama di Waroeng Salo, Saleh Husin: Penting Tingkatkan Imun Tubuh saat Pandemi
Ketua MPR Lepas Gowes Reuni Pereli dan Pembalap Tiga Djaman di Waroeng Solo
Aplikasi AI Math-Solver QANDA Luncurkan QANDA Live Class di Indonesia
Maksimalkan Kinerja Polri, Kompolnas Lakukan Monitoring di Kepri
Simak Arahan Penting Mendagri Tito Karnavian Jelang Pilkada 9 Desember
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir