INDONEWS.ID

  • Rabu, 23/12/2020 13:30 WIB
  • Dorong Pemulihan Ekonomi, Bank Mandiri Promosikan UMKM Binaan di Festival Diskon Nasional

  • Oleh :
    • Mancik
Dorong Pemulihan Ekonomi, Bank Mandiri Promosikan UMKM Binaan di Festival Diskon Nasional
Bank Mandiri terus konsistem mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui UMKM Binaan di Festival Diskon Nasional.(Foto:Istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID - Bank Mandiri konsisten memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal untuk ikut mendorong pemulihan ekonomi Indonesia. Salah satunya adalah melalui kegiatan pemasaran UMKM binaan secara online di event Festival Diskon Nasional (FDN) 2020, yang dibarengi dukungan program promosi menarik melalui alat pembayaran nontunai Bank Mandiri

Hingga saat ini Bank Mandiri telah berhasil menerapkan digitalisasi transaksi pada lebih dari 2,000 UMKM yang diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional khususnya bagi UMKM. Tak hanya itu, salah satu kerjasama yang menjadi unggulan adalah Etalase UMKM dan Bazar Milenial kolaborasi Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang melibatkan 120 UMKM unggulan di platform e-commerce Bukalapak.

Baca juga : Fenomenal, Bank Mandiri Catatkan Total Aset di Kuartal III 2023 Tembus Rp 2.007 Triliun, Rekor Baru di Indonesia

Menurut Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto, UMKM menjadi sektor yang paling terdampak pandemi covid-19. Oleh karena itu, sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara yang memiliki fungsi agen pembangunan, Bank Mandiri terus berinisiatif untuk meningkatkan nilai tambah yang dihasilkan UMKM binaan.

Bank Mandiri menjawab tantangan ini dengan melakukan edukasi dan implementasi digitalisasi transaksi kepada pelaku bisnis UMKM yang bertujuan untuk memberikan kemudahan untuk memasarkan produknya melalui platform belanja daring yang telah bekerjasama dengan Bank Mandiri, omnichannel platform, hingga platform berbasis Whatsapp. Seluruh platform tersebut disesuaikan dengan preferensi pelanggan dari masing – masing UMKM dan tentunya memberikan pengalaman baru bagi pelanggan dalam berbelanja produk UMKM dengan tetap menerapkan social distancing.

Baca juga : Melesat Menuju Masa Depan, Bank Mandiri Injak Gas Transaksi QRIS dan BI-Fast

"Tak hanya display produk, sebagian pelaku UMKM juga diberikan kesempatan untuk tampil sebagai narasumber talkshow di program FDN itu, untuk bercerita tentang proses produksi serta tantangan dalam berusaha, khususnya di periode pandemi ini,” kata Aquarius, seraya menambahkan bahwa program talkshow tersebut dapat diakses melalui www.festivaldiskonnasional.com., Jakarta, Rabu,(23/12/2020)

Dia melanjutkan, pelaku UMKM binaan diundang berjualan pada platform tersebut antara lain nasabah debitur KUR, debitur Kredit Usaha Mikro (KUM), alumni program Wirausaha Muda Mandiri dan peserta program Rumah BUMN.

Baca juga : Solid! Sinergi Bank Mandiri dan Perusahaan Anak Dorong Kinerja dan Inklusi

Pelanggan akan sangat dimudahkan karena telah tersedia berbagai opsi pembayaran melalui kartu debit, kartu kredit, uang elektronik dan transfer melalui virtual account (VA). Selain itu metode penerimaan barang dapat disesuaikan dengan preferensi pelanggan apakah diantar langsung ke titik lokasi (delivery), diambil pada lokasi toko (pickup/takeaway) maupun disajikan langsung pada lokasi (dine in).

"Sebagai bagian dari promo, kami juga menyiapkan program potongan harga hingga maksimal 50% dengan menggunakan alat pembayaran Mandiri Kartu Kredit dan Mandiri Debit, di luar promo potongan harga langsung dari merchant UMKM binaan. Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan transaksi pembelian produk UMKM di event yang menargetkan kunjungan lebih dari 2 juta konsumen,” katanya

Dia mencontohkan, produk UMKM binaan yang dipromosikan pada perhelatan FDN yang berlangsung 16-31 Desember 2020 antara lain produk fashion, kuliner, craft, hobby dan leisure activities.

“Dalam mengurasi UMKM binaan yang diundang untuk ikut dalam program FDN ini, kami juga menggunakan beberapa kategori, antara lain jenis produk yang dihasilkan, kemampuan produksi serta tingkat pemahaman atas transaksi online,” katanya.

Di samping kegiatan pemasaran, Aquarius menyebutkan, pihaknya juga terus mendukung perkembangan UMKM di Indonesia melalui penyaluran kredit produktif. Realisasinya, Portofolio Kredit UMKM Bank Mandiri sebesar Rp 85,2 triliun hingga Oktober 2020.

Nilai tersebut sebagian merupakan penyaluran kredit segmen UMKM yang dilakukan dalam skema PEN sebesar Rp 27,1 triliun per 31 Oktober 2020.

"Sedangkan untuk kredit segmen UMKM terdampak covid-19 yang disetujui untuk direkstrukturisasi sesuai dengan POJK 11/2020 telah mencapai Rp 33 triliun kepada lebih dari 330 ribu debitur per 31 Oktober,” katanya.

Ke depan, Aquarius menegaskan bahwa Bank Mandiri akan terus berinovasi melalui aksi korporasi dan kolaborasi untuk menumbuhkembangkan sektor UMKM yang merupakan salah satu pilar ekonomi nasional.*

 

 

 

Artikel Terkait
Fenomenal, Bank Mandiri Catatkan Total Aset di Kuartal III 2023 Tembus Rp 2.007 Triliun, Rekor Baru di Indonesia
Melesat Menuju Masa Depan, Bank Mandiri Injak Gas Transaksi QRIS dan BI-Fast
Solid! Sinergi Bank Mandiri dan Perusahaan Anak Dorong Kinerja dan Inklusi
Artikel Terkini
Serangan Iran ke Israel Berkaitan dengan Kedaulatan Negara
Penyelesaian Bank Centris `Simple` tapi Dibikin `Riweuh`, Satgas BLBI mau Buka Kotak Pandora?
Kepala Subdirektorat Dukungan Pengerahan SDM BNPB Yustam Syahril Serahkan Bantuan Kepada Bupati Tanah Datar
PNM Gelar Studi Banding Anyaman bagi Ketua Kelompok Unggulan Mekaar di Cirebon
Jamin Keselamatan Warga Sipil, Komnas HAM Dorong Pendekatan Terukur di Papua
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas