INDONEWS.ID

  • Selasa, 30/03/2021 20:30 WIB
  • Miris! Pelaku Wanita Bom Bunuh Diri Makassar Hamil 4 Bulan

  • Oleh :
    • Rikard Djegadut
Miris! Pelaku Wanita Bom Bunuh Diri Makassar Hamil 4 Bulan
Pasangan Pelaku Bom Bunuh diri di Gereja Katedral Makasar Minggu (28/3)

Jakarta, INDONEWS.ID - Perempuan pelaku bom bunuh diri di Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, YSF atau Dewi, diketahui tengah hamil empat bulan saat melakukan aksinya, Minggu (28/3).

Kabar tersebut diketahui melalui informasi yang diberikan mertua pelaku. Wahidah (51), sang ibu mertua mengatakan bahwa info Dewi tengah hamil 4 bulan diketahui dari besannya atau ibu kandung Dewi.

Baca juga : Said Aqil Sebut OKI Bukan Bahaya Laten di NKRI, Tapi Radikalisme

"Iya (Dewi bomber wanita di Makassar) hamil empat bulan (saat beraksi)," ujar mertua Dewi, Wahidah (51), Selasa (30/3).

Dia sendiri mulanya tak mengetahui kehamilan sang menantu. Dia mengaku baru mengetahui menantunya sedang hamil setelah berbincang dengan ibu kandung Dewi.

Baca juga : Bom Makassar, Pemerintah Tidak Boleh Longgar Terapkan Protokol Penanganan Ekstremisme-Kekerasan

"Informasinya itu dari mamanya si perempuan, memang dia (Dewi) sudah cerita ke ibunya (bahwa dirinya sedang hamil 4 bulan)," kata Wahidah.

Kepala BNPT Boy Rafli Amar sempat menanggapi kabar soal YSF alias Dewif tengah hamil. Dia menyebut informasi itu akan diselidiki lebih lanjut.

Baca juga : Ini Seruan Ketua Umum PGI Gomar Gultom Terkait Bom Makassar

"Saya belum mengetahui (secara pasti), nanti dilihat dari hasil pemeriksaan forensik," jelas Boy di Makassar.

Dewi bersama suaminya, berinisial L diketahui baru menikah sekitar 7 bulan lalu. Ibu kandung Dewi, EM, menyebut dia sudah jarang bertemu putrinya setelah menikah dengan L.

"(Menikah) 7 bulan lalu. (Kegiatan) jualan online, saya tahu dia jualan online dan suaminya yang antar makanan," ujar ibu kandung Dewi, EM, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Senin (29/3).

Teror bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3) pagi. Setelah peristiwa tersebut, Polri pun menggiatkan operasi perburuan terduga teroris di seluruh Indonesia.

Hasilnya, belasan orang pun diamankan dari berbagai lokasi di Indonesia termasuk dengan barang-barang bukti berupa bahan peledak.*

 

Artikel Terkait
Said Aqil Sebut OKI Bukan Bahaya Laten di NKRI, Tapi Radikalisme
Bom Makassar, Pemerintah Tidak Boleh Longgar Terapkan Protokol Penanganan Ekstremisme-Kekerasan
Ini Seruan Ketua Umum PGI Gomar Gultom Terkait Bom Makassar
Artikel Terkini
Pangdam XIII/Merdeka Bersama Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Lebaran
Ucapkan Selamat Idul Fitri 1442 H, Rizal Ramli Berharap Bangsa Ini Bisa Bangkit Melangkah ke Depan
Takbiran, Petugas Patroli Titik Keramaian di Kota Jambi
Tinjau Penyekatan Kendaraan, Kapolri Sebut Bisa Kurangi Arus Mudik Hingga 70 Persen
LPER Banyumas Dipercaya Salurkan Bantuan Kepada Para UMKM Industri Rumah Tangga
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas