indonews

indonews.id

Diisukan Diserang di Rumah Duka, Kapolda Papua: Itu Tarian Budaya

Diisukan Diserang di Rumah Duka, Kapolda Papua: Itu Tarian Budaya

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: very
zoom-in Diisukan Diserang di Rumah Duka, Kapolda Papua: Itu Tarian Budaya
Screenshot momen Kapolda Papua diduga diserang (Foto: ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Beredar kabar bahwa Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri diserang. Mathius disebut diserang saat berada di rumah duka Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal.

Kabar Irjen Mathius dan pejabat daerah setempat diserang ini ramai dibicarakan di pemberitaan media massa.

Dijelaskan, Mathius diserang saat sedang menyambangi rumah duka Wagub Klemen Tinal, yang meninggal dunia pada Jumat (21/5) lalu.

Mathius dan pejabat lainnya disebut dilempari batu. Akibat insiden ini, Mathius dan pejabat lainnya dievakuasi.

Kapolda Papua pun angkat bicara mengenai hal ini. Dia menegaskan narasi penyerangan tersebut tidak benar.

Tidak. Tidak benar saya (dan pejabat lainnya) diserang," jelas Irjen Mathius saat dihubungi, Minggu (23/5/2021).

Dia menjelaskan bahwa peristiwa yang dianggap penyerangan itu merupakan budaya masyarakat Papua.

"Mohon maaf (kejadian penyerangan) itu bagian dari (tarian) budaya keluarga yang sedang berduka. Iya (tarian) itu bagian dari budayanya," tambahnya.*

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas