indonews

indonews.id

Menyimak Story from Baturaja: Joint Exercise Garuda Shield 15/21

Story from Baturaja, Joint Exercise Garuda Shield 15/21

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: very
zoom-in Menyimak Story from Baturaja: Joint Exercise Garuda Shield 15/21
Latihan Garuda Shield yang melibatkan TNI AD dan USARPAC (US Army Pasific Command) (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Latihan Garuda Shield bukanlah hal baru bagi TNI AD. Namun dalam dimensi global, ada hal istimewa dalam latihan ini yaitu unsur yang dibawa oleh US Army -- dalam hal ini adalah USARPAC (US Army Pasific Command) tidaklah kelas menengah tapi benar-benar terbaiknya.

Lagipula, latihan ini sekurang-kurangnya memiliki tantangan yaitu value (nilai) dimana dilakukan di tengah ambisi di Laut China Selatan atas 9 dash lines (9 garis putus-putus).

Secara taktis, latihan ini akan lebih berat, karena dilakukan di tengah pandemi Covid-19 sehingga prosesnya melalui prosedur pemeriksaan yang ketat baik bagi personel US Army maupun TNI AD.

Lagipula, medan latihan yang lebih menantang dengan iklim yang panas seperti di Baturaja yang suhunya dapat mencapai 42 derajat celcius serta kondisi hutan yang tertutup.

Pelaksanaan bersamaan di tiga tempat sekaligus yaitu Baturaja, Amborawang dan Makalisung dengan memadukan sebagian pola operasi darat gabungan taktis pada perintah operasi yang dipersiapkan secara paralel namun serentak dalam eksekusinya menjadikan latihan ini lebih mirip operasi militer yang sebenarnya.

Titik berat operasi adalah pada realita menyelesaikan sasaran secara cepat dan akurat melalui kombinasi serbuan Linud udara-darat dan operasi hutan rimba lebih pada ketahanan mental dan kekuatan fisik pasukan melakukan manuver ditengah hambatan alam.

TNI AD sendiri telah mempersiapkan kemampuan terbaiknya di Baturaja dan sangat mungkin manuver pasukan ini bisa berjalan lancar jika aspek kemudahan dalam mobilitas peralatan dapat terdukung serta unsur unsurnya memiliki moril yang tinggi.

Medan Baturaja sulit untuk melakukan evakuasi secara darat tanpa didukung kendaraan ambulance yang standard sehingga harus dilaksanakan evakuasi udara yang profesional.

Demikian pula dorongan logistik harus didorong dengan kendaraan duklog yang memadai. Akhir ceritanya, mudah-mudahan dapat memberikan lesson learned pada US Army dan juga TNI AD tentang apa dan bagaimana berkolaborasi dalam perang hutan dari dua pasukan yang berbeda karakteristik alut sista dan personelnya.

Nilai Apa Sebenarnya yang Kira-kira Dapat Diambil?

Pertama adalah pengalaman. Bahwa dalam pertempuran ke depan diperlukan integrated system (sistem yang terintegrasi) dengan personel yang berada pada readiness level (tingkat kesiapan) tinggi didukung peralatan taktis yang berteknologi.

Walau sejarahnya pada masa lampau, kita telah menunjukkan pertempuran secara mandiri seperti apa yang dilakukan pahlawan-pahlawan kita dalam menghalau musuh yang telah masuk ke daratan dan mengusirnya keluar.

Perang masa depan mau tak mau melibatkan berbagai aspek baik personel, perlengkapan dan dukungan dalam setiap manuvernya.

Kedua metode latihan yang bertajuk dua pihak tidak dikendalikan dimana pasukan OPFOR (pasukan musuh yang didesain) akan menyerang balik sama persis dengan ide-ide taktis dan kemauan pasukan penyerangnya. Kita bisa belajar dari US Army dan menerapkannya.

Ketiga, tentu saja persahabatan dan saling bertukar informasi baik dalam hal strategis sampai teknis. Memungkinkan akselerasi, perubahan dan penambahan berbagai alutsista canggih serta saling memahami kultur masing-masing.

Keempat adalah menguji coba doktrin kita sendiri, menjajal kemampuan terbaik kita dengan menampilkan serbuan darat serentak dan parsial dalam perencanaan persiapan terutama sistem komunikasi dan pengendalian dengan salah satu tolok ukur yaitu terdapatnya pasukan kawan yang berbeda strategi (US Army).

Masih banyak lagi bagi prajurit dan perwira hal hal yang akan ditemukan melalui event Garuda Shield 15/2021selagi latihan ini terus berjalan.

Sedangkan bagi rakyat Indonesia hal ini adalah peluang dan harapan kedepan untuk memiliki sebuah kekuatan suatu pasukan darat yang disegani di wilayah Asia dan Dunia.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas