indonews

indonews.id

Prof Pradana Beberkan Sejumlah Gejala Seorang Idap Diabetes

Prof Pradana Beberkan Sejumlah Gejala Seorang Idap Diabetes

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: very
zoom-in Prof Pradana Beberkan Sejumlah Gejala Seorang Idap Diabetes
Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr dr Pradana Soewondo, Sp.PD-KEMD.

Jakarta, INDONEWS.ID - Dalam rangka menyambut hari diabetes nasional yang jatuh pada 11 November tahun ini, Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menggelar seminar awam bicara sehat ke-59 bertema "Hidup Nyaman dan Produktif bagi Penyandang Diabetes" pada Kamis (14/4/22).

Seminar digelar secara daring melalui aplikasi meeting zoom dan dan disiarkan secara live melalui channel YouTube Rumah Sakit Universitas Indonesia. Seminar menghadirkan narasumber utama
Guru Besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr dr Pradana Soewondo, Sp.PD-KEMD.

Selain Prof Pradana, hadir juga Manajer Keperawatan RSUI, Dr. Debie Dahlia, S.Kp, MHSM. Dr. Debie dalam kesempatan itu membawakan materi berjudul "Luka Diabetes: Rawat Dia dengan Cinta".

Dalam kesempatan itu, Prof Pradana yang membawakan materi berjudul "Pantau Gula Darah Mandiri pada Penyandang Diabetes, Yuk!" mengatakan banyak masyarakat yang masih percaya bahwa kaki terasa dingin adalah tanda gejala diabetes, apalagi dingin saat ruangan tidak dalam kondisi suhu rendah atau ber AC.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Endokrin Metabolik Diabetes RSUI ini mengungkapkan bahwa banyak masyarakat beranggapan bahwa dirinya mengidap diabetes sebelum betul-betul pergi ke dokter.
Prof Pradana menegaskan bahwa pernyataan tersebut salah besar.

Prof Pradana menjelaskan sebagian besar pasien diabetes umumnya tidak mengalami gejala. Apabila mengalami, gejala yang ditimbulkan bukanlah kaki dingin, melainkan seperti berat badan turun, volume urin yang tinggi, hingga sering merasa haus.

"Saya kira itu hanya mitos. Jadi memang di masyarakat itu banyak mitos. Tapi, yang gejala-gejala diabetes yang berdasarkan bukti itu adalah kebanyakan pasien diabetes pada awalnya tidak ada gejala, sebagian besar itu tidak ada gejala. Makanya pasien DM (diabetes melitus) itu terlambat diketahui karena memang tidak ada gejala. Misalnya rasa haus, banyak makan, tapi berat badan turun," kata .

Menurutnya, apabila pengidap diabetes mengalami kaki dingin, kemungkinan itu merupakan komplikasi yang muncul akibat pembuluh darah tersumbat. Bisa juga menandakan penyakit lain yang ada di dalam tubuh.

"Kalau kaki dingin, itu mungkin kalau sudah ada komplikasi. Kalau dia memang pembuluh darahnya ke kakinya sudah tersumbat, jadi kakinya terasa dingin. Tapi itu bukan gejala langsung diabetes, melainkan sudah komplikasi dari diabetes," imbuhnya.

Sehingga, menurutnya, jika seseorang mengalami kaki dingin pada saat ruangan tidak dalam kondisi suhu rendah atau berAC, maka bisa dipastikan ia mengalami penyakit-penyakit lain.

"Jadi kita nggak bisa dipakai sebagai gejala karena banyak penyakit-penyakit lain yang kakinya juga pada dingin," tutupnya.*

 

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas