indonews

indonews.id

Beri Peringkat IdAA, Pefindo Sebut PNM Mampu Lunasi Obligasi Rp1 Triliun yang Segera Jatuh Tempo

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAA kepada obligasi milik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang bakal jatuh tempo.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: very

Jakarta, INDONEWS.ID - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAA kepada obligasi milik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang bakal jatuh tempo.

Adapun, obligasi tersebut ialah Obligasi Berkelanjutan V Tahap I/2021 Seri A yang memiliki nilai pokok sebesar Rp 1 triliun. Obligasi ini akan jatuh tempo pada 20 Desember 2022.

Pefindo menyebut kesiapan perusahaan untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo didukung oleh kas dan setara kas sebesar Rp1,8 triliun, rata-rata penagihan per bulan sebesar Rp5,3 triliun.

“Ditambah fasilitas kredit yang belum digunakan sebesar Rp6,8 triliun pada akhir Juni 2022,” tulis Pefindo dikutip Rabu (19/10).

Sebagai informasi, PNM adalah lembaga keuangan yang memberikan pinjaman dan bantuan teknis kepada mikro, usaha kecil menengah (UMKM) serta koperasi.

Per 30 Juni 2022, PMN memiliki 62 cabang, 638 unit layanan modal mikro (ULAMM), dan 3.500 kantor Mekaar, dengan fokus pada bisnis ultra-mikro di seluruh Indonesia melalui penawaran produk dan layanan kepada lebih dari 12,6 juta klien aktif.*(Kontan)

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas