PNM Cabang Manado Gelar PKU UKM Selai Nanas Desa Lobong, Sulut
PT. Permodalan Nasional Madani (PNM), membuka kegiatan Klasterisasi Sektoral Selai Nenas, di Kantor Desa Lobong, Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID - PT. Permodalan Nasional Madani (PNM), membuka kegiatan Klasterisasi Sektoral Selai Nenas, di Kantor Desa Lobong, Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara.
Program yang di laksanakan PNM yang di dampingi oleh Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), merupakan optimalisasi peranan kelompok dalam membangun sinergi dan menunjang usaha para anggotanya dengan peningkatan wawasan kewirausahaan (entrepreneurship) serta kemampuan dalam mengelola usaha olahan Selai Nenas yang berkelanjutan.
Kegiatan ini di ikuti oleh 25 nasabah PNM Mekaar dan turut di hadiri oleh Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro dari Dinas Koprasi dan UKM Bolmong, Hj Rusniyati Potabuga, Camat Pemerintahan Kecamatan Passi Barat Liem Ginoga, Kepala Desa Lobong Ripai Mokoginta, Staf desa Lobong Mahmud Ayantu, Manajer Supporting Cabang Manado Finecliff Edwin Pangkey, PIC Pengembangan Kapasitas Usaha, KUM Kotamobagu Barat serta Team Unit Mekaar Kotamobagu Barat.
“Dengan adanya pelatihan klasterisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nasabah PNM. Karena Ini wujud nyata PNM yang bukan hanya memberikan pembiayaan untuk modal usaha bagi pelaku usaha Ultra Mikro yang menjadi nasabah kami, tapi disini kami juga terus mendampingi nasabah kami untuk terus berkembang dan menjadi penopang ekonomi keluarga dan menjadi penopang perekonomian daerah,” ungkap Manager Supporting Finecliff Edwin Pangkey.
Klasterisasi ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dan kerjasama antar Nasabah PNM dalam memperbaiki teknik membuatan Selai Nenas, dan dalam penggunaan peralatan-peralatan yang lebih moderen, pengemasan produk yang sudah sesuai , serta membuka pemasaran produk ke produsen domestik maupun internasional.
"Dalam kegiatan ini telah memberikan dampak positif bagi industri Selai Nenas di desa Lobong yang salah satu desa penghasil buah nenas terbesar di Sulawesi Utara sehingga sektor usahanya dapat terus berkembang meningkatkan pendapatan UMKM dan pengembangan kualitas sumber daya manusia serta dapat terbinanya UMK yang tangguh, inovatif dan berdaya saing tinggi, meningkatkan kompetensi nasabah sehingga bisa naik kelas dan Nasabah belajar mengemas produk dengan lebih professional," pungkasnya.