Kantor Komunikasi Presiden: Terobosan Sangat Strategis, Maju, Modern
Kantor Komunikasi Presiden: Terobosan Sangat Strategis, Maju, Modern
Reporter: luska
Redaktur: very
Jakarta, INDONEWS.ID - "Terobosan yang sangat strategis, maju, modern, " demikian kesimpulan Dr. M. Fadjroel Rachman, Juru Bicara Presiden Joko Widodo 2019 - 2021. Dr. Fadjroel Rachman sekarang menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan tersebut menyambut sangat positif dan sangat optimistis langkah Presiden Joko Widodo ini akan meningkatkan kinerja komunikasi Presiden dan lembaga kepresidenan secara efektif dan efisien di bawah satu kantor khusus yaitu Kantor Komunikasi Presiden yang dipayungi Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2024 tentang Kantor Komunikasi Presiden, ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 15 Agustus 2024.
"Sepanjang pengalaman saya sebagai Juru Bicara Presiden, tiadanya Kantor Komunikasi Presiden sebagai lembaga yang secara struktur utuh, lengkap, berdaya, dan spesifik serta tiadanya regulasi khusus yang mengaturnya, mengakibatkan kerja Juru Bicara Presiden sangat tidak efektif, tidak efisien, bahkan tanpa arah. Padahal Juru Bicara Presiden adalah ujung tombak strategis komunikasi presiden. Sekarang jelas dan tegas ada Kantor Komunikasi Presiden yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Ini keputusan sangat strategis yang pernah saya usulkan secara langsung kepada Presiden Joko Widodo ketika menjabat sebagai Juru Bicara Presiden," kata Fadjroel. "Sekaligus mengelola komunikasi secara ilmiah berbasis data akurat, serta melaksanakan atau menyampaikan komunikasi dan informasi kebijakan strategis dan program prioritas presiden kepada Kementerian/Lembaga, serta unsur-unsur pentaheliks komunikasi seperti pemerintahan pusat dan daerah, perguruan tinggi, lingkungan bisnis, komunitas/publik, dan media massa. Dalam lingkup, di dalam negeri mau pun di luar negeri, tanpa kecuali," papar Fadjroel peraih Doktor Komunikasi lulusan Universitas Indonesia, dengan spesialisasi komunikasi politik, yang baru saja menerbitkan buku riset komunikasi politik berjudul, "Indonesia Memilih Presiden" (KPG, 2024).
"Mari kita sambut lahirnya Kantor Komunikasi Presiden ini, khususnya bagi akademisi dan praktisi dunia komunikasi," seru Dr. Fadjroel Rachman sekaligus menghimbau semua kalangan profesional (swasta dan pemerintah) dan akademisi di perguruan tinggi yang selama ini bergelut di dunia komunikasi dapat dilibatkan secara aktif dalam merumuskan sebuah Kantor Komunikasi Presiden yang ideal, yang perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan hasil kerjanya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, rasional dan profesional.
Dr. M. Fadjroel Rachman
Juru Bicara Presiden RI 2019 - 2021; Dubes Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan