Pesta Rakyat Kemerdekaan RI ke-79 di Kazakhstan
Pesta Rakyat Kemerdekaan RI ke-79 di Kazakhstan
Reporter: luska
Redaktur: very
Astana, INDONEWS.ID – Peringatan HUT RI ke-79 dan Pesta Rakyat di KBRI Astana diselenggarakan semarak dengan berbagai lomba antara lain, karaoke, joget kursi, makan kerupuk, busana daerah, menulis, dan lomba menarik lainnya (17/08). Acara dimulai dengan upacara bendera pada pukul 10.00 ws yang dihadiri oleh para Warga Negara Indonesia (WNI), Friends of Indonesia, Persatuan Pelajar Indonesia (PPI), delegasi Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dan diaspora Indonesia yang berada di negara akreditasi.
Pada momen upacara, Dubes RI mewakili Presiden Republik Indonesia menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun kepada Pegawai Negeri Sipil Kementerian Luar Negeri di KBRI Astana, Saudara Ari Hermawan.
Dalam amanatnya, Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Dr. M. Fadjroel Rachman menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi untuk kemajuan diplomasi Indonesia dan Kazakhstan dan Tajikistan. “ Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Kazakhstan. Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Tajikistan atas hubungan baik yang sudah terjalin selama ini, baik di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya. Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh Warga Negara Indonesia di Kazakhstan dan Tajikistan yang selalu mendukung dan bekerjasama dengan KBRI Astana demikian juga dengan Friends of Indonesia, Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) serta para Diaspora. Kita semua adalah keluarga besar Republik Indonesia”, tutur mantan Juru Bicara Presiden tersebut.
Dubes RI juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran delegasi Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar yang dipimpin langsung oleh rektor, Prof. I Wayan Adnyana untuk melaksanakan “Diplomasi Bali” di Kazakhstan. ISI Denpasar menjadi pengisi acara dalam resepsi diplomatik KBRI Astana dengan tema “Bali Night Festival” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Hari Ulang Tahun ke-31 Hubungan Diplomatik Indonesia-Kazakhstan, serta satu tahun Sister City Nusantara-Astana.
Peringatan ASEAN Day yang jatuh pada tanggal 8 Agustus 2024 juga menjadi rangkain acara. Para Dubes ASEAN menerima potongan tumpeng dari Dubes RI sebagai puncak acara. Dubes Fadjroel dalam sambutannya mengatakan pentingnya persatuan negara-negara di kawasan ASEAN dalam menghadapi berbagai tantangan dan juga peluang di Kazakhstan dan Asia Tengah. “ASEAN menghadapi tantangan dan peluang dengan munculnya transformasi global dan potensi gangguan dalam beberapa dekade mendatang. ASEAN saat ini sedang mempersiapkan Visi Komunitas ASEAN 2045, yang akan diadopsi tahun depan. Melalui kerja dan aktivitas ASEAN Astana Committee (AAC), ASEAN membina kerja sama dan kemitraan dengan Kazakhstan, termasuk dengan berbagai lembaga regional dan internasional. Kami percaya bahwa berbagai kegiatan AAC, termasuk acara hari ini akan memberikan peluang ekonomi dan perdagangan yang lebih maju bagi negara-negara ASEAN tidak hanya di Kazakhstan, namun juga di kawasan Asia Tengah dan Eurasia yang lebih luas”, ucap Dubes Fadjroel.
Kolonel CKE. Edi Bagyo, Atase Darat KBRI Moskow merangkap tugas di Kazakhstan dan Tajikistan menyampaikan bahwa acara ini sangat penting untuk membangun nasionalisme dan kebersamaan WNI yang ada di Kazakhstan. “Acara upacara HUT RI dan pesta rakyat ini sangat positif untuk merekatkan kekeluargaan sekaligus menjaga semangat nasionalisme semua WNI di Kazakhstan, ucap Kolonel Edi.
Salah satu WNI yang menjadi assistant professor di Universitas Nazarbayev Astana Kazakhstan, Alfrendo Satyanaga, M.Sc.,Ph.D., PE berterima kasih atas penyelenggaraan kegiatan upacara dan pesta rakyat yang diadakan KBRI Astana. “Saya sangat berterima kasih dengan adanya acara 17 Agustus yang tidak hanya Warga Negara Indonesia (WNI) bisa berkontribusi melalui upacara tapi ikut serta dalam perlombaan-perlombaan sehingga semua WNI bisa berinteraksi satu sama lain. Saya berharap melalui kegiatan hari ini, WNI semakin bersatu dan bisa mempromosikan terus Indonesia di Kazakhstan. Lomba menulis yang diadakan tahun ini juga sangat baik untuk mempromosikan Indonesia melalui pekerjaan WNI masing-masing. Selain itu WNI yang akan membaca buku kompilasi tulisan ini juga bisa mengetahui pekerjaan dan studi apa yang bisa ditekuni di Kazakhstan, kata Prof Alfrendo yang juga merupakan penasehat PPI Kazakhstan.
Ketua Persatuan Pelajar (PPI) Kazakhstan, Muh. Naim mengutarakan bahwa acara HUT RI di KBRI Astana sangat menarik bagi mahasiswa dan seluruh WNI. “Perayaan 17 Agustus terlaksana dengan meriah. Meskipun kami jauh dari tanah air, namun bisa merasakan euforia yang sama di ibu kota Kazakhstan ini. Kebersamaan yang kuat terlihat, bukan hanya pada masyarakat Indonesia tapi juga bersama warga negara Kazakhstan dan Tajikistan. Semoga perayaan 17 agustus tahun ini yang bersamaan dengan peresmian ibu kota Nusantara menjadi momentum kemajuan bangsa yang lebih masif kedepannya” ujar mahasiswa Magister Teknik Perminyakan di Universitas Nazarbayev tersebut.
Friends of Indonesia dari Kazakhstan, Zarina Kabylbay mengutarakan kebahagiaanya karena bisa mengobati kerinduannya pada Indonesia, termasuk bisa menikmati makanan Indonesia di acara pesta rakyat KBRI Astana. “Saya bahagia sekali karena di acara ini saya bisa merasakan kembali suasana Indonesia, termasuk menikmati lagi makanan Indonesia seperti saat di Jakarta. Tadi saya mencoba Nasi Kuning, Es Teler, Bakso”, kata penerima beasiswa Darmasiswa tahun 2023-2024 di Universitas Negeri Jakarta tersebut.