indonews

indonews.id

Hasil Piala Teluk: Bahrain Lanjut ke Final, Arab Saudi Gugur Usai Dibekuk Oman 1-2

Pertarungan timnas di Piala Teluk memanas dan mengerucut ke laga final. Arab Saudi kandas ke final usai dihajar Oman 1-2.

 

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
zoom-in Hasil Piala Teluk: Bahrain Lanjut ke Final, Arab Saudi Gugur Usai Dibekuk Oman 1-2
Pertarungan timnas di Piala Teluk memanas dan mengerucut ke laga final. Arab Saudi kandas ke final usai dihajar Oman 1-2. Foto dok/ist

Jakarta, INDONEWS.ID- Pertarungan timnas di Piala Teluk memanas dan mengerucut ke laga final. Arab Saudi kandas ke final usai dihajar Oman 1-2.

Sementara Bahrain mampu mengakhiri perlawanan Kuwait dengan skor tipis 1-0. Sehingga yang akan bertarung di final adalah Bahrain versus Oman.

Gulf Cup atau Piala Teluk, meski belum diakui FIFA, tetap punya arti penting jika dikaitkan dengan kualifikasi Piala Dunia zona Asia, Grup C.

Arab Saudi dan Bahrain merupakan rival Timnas Indonesia di Kualifikasi Grup C, Piala Dunia 2026. Sebelum melakoni Piala Teluk, Arab Saudi ditekuk Indonesia 2-0, sedangkan Bahrain versus Indonesia 2-2.

Di Piala Teluk yang sedang mereka lakoni saat ini, Bahrain dan Arab Saudi meraih hasil bertolak belakang.

Timnas Arab Saudi main duluan melawan Oman pada semifinal yang berlangsung di Stadion Sulaibikhat, Kuwait.

Dalam laga ini, pasukan Herve Renard dipaksa angkat koper dengan kekalahan 1-2. Saudi sulit bangkit menahan gempuran Oman.

The Falcons, julukan Arab Saudi, baru bisa memperkecil defisit melalui gol larut Mohamed Kanno (87`).

Upayanya  di menit akhir tak cukup menyamai dua  Oman yang dicetak Arshad Al Alawi (74`) dan Ali Al Busaidi (85`). Kekalahan ini mengakhiri tren positif yang dibangun Renard dan pasukannya.

The Green Falcons masuk semifinal dengan modal dua kemenangan beruntun atas Yaman (3-2) dan Irak (3-1) di fase grup.

Terhenti di semifinal membuat Renard kecewa  terhadap anak asuhnya. Dia mengakui lini pertahanan skuad yang disebutnya masih lemah.

"Pertahanan kami tidak berhasil. Kami kurang kuat dan harus lebih keras berjuang serta berkorban," ujarnya selepas laga. Kami kebobolan delapan gol (di Piala Teluk 2024)," ujar sang pelatih.

Menurutnya, kebobolan 8 gol sudah menunjukkan kelemahan besar sehingga sulit meraih muara. "Mustahil untuk memenangi kejuaraan kalau kami kebobolan delapan gol," tandanya.

"Kami harus lebih kuat di masa depan jika ingin lolos ke Piala Dunia dan tidak memberi lawan banyak kesempatan," katanya, dikutip dari Asharq Al Awsat.

Di sisi lain, Bahrain yang bermain beberapa jam kemudian, berhasil lolos ke final dengan menyingkirkan tuan rumah Kuwait di Stadion Internasional Jaber Al Ahmad.

Semifinal Bahrain versus Kuwait berlangsung ketat sejak awal. Bahrain  bermain dengan 10 pemain setelah Hasan Aljabbar mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-52.

Namun, dengan 10 pemain Bahrain malah mencetak gol melalui aksi Mohamed Marhoon (75`). Mohamed adalah pencetak brace ketika Bahrain menyamakan skor 2-2 secara kontroversial saat melawan Indonesia, Oktober lalu.

Dengan kemenangan 0-1 atas Kuwait,  Tim berjuluk Dilmun`s Warrior maju ke final untuk menghadapi Oman, Sabtu (4/1/2025).

Tren positif Bahrain di Piala Teluk wajib menjadi perhatian Shin Tae-yong. Sebab, kendati 5 laga tanpa kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, di Piala Teluk mereka bangkit dengan catatan 3 kali menang dalam 4 partai terbaru.

Momentum ini tak boleh berlanjut ketia timnas Indonesia menjamu pasukan Dragan Talajic di Jakarta nanti.

Pada agenda matchday 8 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C, Tim Garuda akan menjamu Bahrain di Gelora Bung Karno, 25 Maret 2025.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas