Hasil Persija VS Persis 3-3: Sebelumnya Jokowi Sudah Prediksi Bakal Hasil Imbang
Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri menonton laga lanjutan pekan ke-20 BRI Liga 1, Persis kontra Persija Jakarta di Stadion Manahan, Surakarta, pada Minggu (26/1) mulai pukul 19.00 malam W
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID--Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri menonton laga lanjutan pekan ke-20 BRI Liga 1, Persis kontra Persija Jakarta di Stadion Manahan, Surakarta, pada Minggu (26/1) mulai pukul 19.00 malam WIB.
Sebelum laga berlangsung, Jokowi sempat menjamu Group Legend Riders ngopi bareng dan bincang-bincang santai di salah satu Coffe House di Solo.
Beberapa jam sebelum pertandingan, dalam bincang-bincang santai tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa dirinya akan menyaksikan pertandingan Persija versus Persis.
Mantan presiden dua periode itu pun menyampaikan kalau pertandingan tersebut bakal berlangsung seru. "Pasti akan berlangsung seru, makanya saya harus nonton," kata Jokowi kepada sahabatnya Group Legend Riders.
Lantas, dia pun ditanya soal tim favoritnya serta tim yang bakal menang dalam laga tersebut. Sembari tertawa, Jokowi menyampaikan kalau dirinya tidak bisa memilih salah satu dari keduanya.
"Wah dua-duanya (Persis dan Persija) anak saya. Waktu saya Walikota Solo saya ikut membina Persis. Waktu saya Gubernur DKI, saya ikut membina Persija," kayanya
Atas dasar itu, diri tidak tega kalau salah satunya kalah dalam pertandingan tersebut. "Jadi jangan ada yang kalah deh. Semoga draw saja candanya," ujarnya.
Diketahui, laga Persis vs Persija berkahir imbang 3-3. Pertandingan berlangsung seru, meskipun secara peringkat, Persis berada di peringkat ke-17 klasemen BRI Liga 1. Sementara Persija secara peringkat berasa di papan atas.
Dalam laga ini, Persis memberikan perlawanan yang dramatis. Prediksi sebelumnya, Macan Kemayoran akan menang mudah.
Sebab, Laskar Sambernyawa tergolong tim lemah yang menghuni peringkat ke-17. Prediksi itu dibalikkan oleh Persis.
Bahkan, yang membuat Macan kemayoran terkejut adalah gol cepat Persis yang dicetak Alesandro Nimo Olepue pada menit ke-6.
Gol ini tercapai saat Laskar Sambernyawa langsung melancarkan serangan ke lini bertahan tim tamu sejak awal.
Berawal peluang Ramadhan Sananta yang melepaskan sepakan keras. Namun, Andritany berhasil mengantisipasi dengan baik.
Nah pada menit ke-6 ancaman tim tuan rumah menjadi nyata, Alesandro berhasil menjebol gawang Persija Jakarta usai menyambut umpan silang dari Althaf Indie Alrizky.
Merasa dipermalukan tim zona merah, Persija langsung tancap serangan. Skuad besutan pelatih Carlos Pena itu cukup bersabar menunggu peluang terbaik.
Baru pada menit 24 Persija Jakarta berhasil menyamakan kedudukan di menit 24 melalui Ryo Matsumura. Pemain asal Jepang itu berhasil melepaskan sepakan terarah ke pojok gawang.
Setelah imbang 1-1, tuan rumah tak mau didominasi tim papan atas. Persis Solo ngotot untuk kembali unggul. Namun, tidak ada gol tambahan di babak pertama dan berakhir 1-1.
Masuk babak kedua, Persis dan Persija kembali bertarung keras. Persija Jakarta alami petaka kartu merah pada menit 48. Ilham Rio Fahmi diganjar kartu merah oleh wasit.
Persija pun harus menerima kenyataan bermain dengan 10 orang sejak menit 48. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Persis dengan baik.
Persis mencetak gol kedua pada menit 52 lewat Lautaro Jose Belleggia berkat umpan dari Giovani Jorim Herzon Dacosta Numberi. Skor 2-1.
Meskipun bermain 10 orang, Persija berupaya keras mencari gol penyama. Suhu pertandingan panas. Persija berhasil menyamakan kedudukan pada menit 59.
Gol dicetak oleh Gustavo Almeida Dos Santos usai memaksimalkan operan Ryo Matsumura. Skor 2-2.
Selanjutnya, Persija Jakarta dengan pemain 10 orang, sukses membalikkan keadaan menjadi 2-3. Ryo Matsumura kembali mencetak gol kedua pada menit 66.
Tertinggal 2-3, tuan rumah kembali memburu gol penyama. Hasilnya, di menit 73, Lautaro Jose Belleggia kembali mencetak gol kedua. Skor imbang menjadi 3-3.
Imbang 3-3, suhu pertandingan meningkat lagi. Kedua tim sama-sama memburu gol kemenangan. Saat permainan panas ini, giliran pemain Persis yang kena kartu meraih. Dwi diusir wasit pada menit 83.
Beruntung tidak ada gol setelah kartu merah. Skor imbang 3-3 tidak berubah hingga akhir pertandingan babak kedua.
Hasil imbang ini membuat Persija Jakarta naik ke peringkat kedua klasemen, menggeser posisi Persebaya Surabaya. Persija mengoleksi 38 poin dari 20 laga.
Sementara Persis tetap tidak beranjak dari peringkat ke-17. Persis hanya mengoleksi 14 poin dari 20 pertandingan.
Hasil ini sesuai yang diprediksi Jokowi sebelumnya yaitu berlangsung seri dan berakhir imbang. Bahkan laga ini berlangsung dramatis, diwarnai dua kartu merah