indonews

indonews.id

Gol Spektakuler Messi saat Kalahkan Atlanta 1-2, Dapat Pujian Pelatih Javier Mascherano

Lionel Messi tidak hanya menuntaskan dendam  saat laga lanjutan Liga Amerika Serikat (MLS) di Stadion Mercedes Benz, Atlanta, Minggu (16/3) malam waktu setempat.

Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
zoom-in Gol Spektakuler  Messi saat Kalahkan Atlanta 1-2, Dapat Pujian Pelatih Javier Mascherano
Lionel Messi tidak hanya menuntaskan dendam saat laga lanjutan Liga Amerika Serikat (MLS) di Stadion Mercedes Benz, Atlanta, Minggu (16/3) malam waktu setempat.

Jakarta, INDONEWS.ID-Lionel Messi tidak hanya menuntaskan dendam  saat laga lanjutan Liga Amerika Serikat (MLS) di Stadion Mercedes Benz, Atlanta, Minggu (16/3) malam waktu setempat.

Selain menuntaskan dendam  atas dominasi Atlanta United musim lalu dan mengantar The Herons ke puncak klasemen saat ini, Messi juga mempersembahkan gol spektakuler yang menimbulkan decak kagum.

Mantan kapten Barcelona itu mencetak gol penyama di menit ke-20, setelah mereka tertinggal lebih dulu 1-0 oleh tuan rumah lewat gol Emmanuel Latte Lath pada menit ke-11.

Proses gol berawal dari para pemain Atalanta memainkan bolah di depan garis kotak penalti. Bola sedikit berjarak dari kaki pemain belakang tuan rumah sehingga mudah direbut Messi.

Setelah merebut bola, Messi menggiringya ke kotak penalti yang langsung berhadapan dengan Derrick Williams. Hanya dengan sekali  hentakan tipuan, Williams terkecoh hingga jatuh.

Messi lolos dan kini tinggal berhadapan dengan kiper yang secepat kilat merapat. Dengan tenang Messi juga melakukan gerakan tipu muslihat hingga membuat kiper Brad Guzan menerkam angin hingga jatuh terbujur di depannya.

Saat mantan kiper timnas Amerika Serikat itu sedang jatuh, La Pulga dengan cerdik mencungkil bola ke arah gawang. Bola melengkung pelan masuk ke gawang, tanpa ada pemain yang bisa mencegah bola itu.

Proses gol ini seperti terulang kembali gol kedua Messi saat Barcelona kontra Bayern Muenchen di semifinal Liga Champions musim 2014-2015.

Kala itu, usai mendapat bola di luar kotak penalti, Messi menggiringya ke kotak penalti. Namun dia harus melewati pemain bek jangkung Jérôme Boateng di sisi kiri area berbahaya.

Hanya dengan sekali gerak mengecoh, Boateng tumbang dan Messi lolos masuk kotak penalti. Melihat hal itu, kiper Manuel Neuer langsung merapat.

Hanya dengan sekali  gerak tipu muslihat, Neuer terkapar melintang di depan Massi yang langsung mencungkil bola melengkung ke sisi kanan gawang.

Gol tersebut membuat Barca yang kala itu diperkuat antara lain Javier Mascherano, Jordi Alba, Sergio Busquets, Suarez dan Neimar menang agregat 5-2 sehingga lolos ke final Liga Champions.

Proses gol yang sama juga terjadi saat Messi membela Inter Miami bersma Suarez, Jordi Alba, Sergio Busquets dan tentu saja Mascherano yang saat ini beda status menjadi pelatih.

Pelatih Javier Mascherano pun tak bisa menahan pujian bagi mantan rekan setimnya di Barcelona tersebut. Dia menyanjungnya setinggi langit.

"Gol Messi adalah gol yang hanya bisa dicetak pemain terhebat dalam sejarah olahraga ini. Tidak ada lagi yang bisa dikatakan," ujar Mascherano usai laga.

"Messi adalah pemain yang memiliki kemampuan untuk mencetak gol terindah yang pernah Anda lihat," sambung pelatih asal Argentina yang pernah bermain bersama Messi di timnas negara itu.




© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas