Polri Kawal Ketat Kamtibmas di Gereja Jelang Jumat Agung dan Paskah
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyatakan komitmennya untuk mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan hari besar keagamaan Jumat Agung hingga Paskah. Pengamanan telah dimulai sejak hari ini dan akan terus berlangsung selama rangkaian perayaan berlangsung.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyatakan komitmennya untuk mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan hari besar keagamaan Jumat Agung hingga Paskah. Pengamanan telah dimulai sejak hari ini dan akan terus berlangsung selama rangkaian perayaan berlangsung.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Erdi A Chaniago, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan guna memastikan seluruh umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat.
"Polri menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Ibadah Jumat Agung secara aman dan tertib," ujar Erdi dalam keterangan resminya, Kamis (17/4/2025).
Erdi menambahkan, pengamanan tidak hanya dilakukan oleh personel Polri, tetapi juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder). Personel akan diterjunkan ke seluruh gereja di Indonesia, termasuk Gereja Katedral Jakarta, sebagai salah satu lokasi utama pengamanan.
"Polri bersinergi dengan stakeholder lainnya turut mengamankan gereja-gereja yang berada di Indonesia," kata Erdi.
Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat serta wujud penghormatan terhadap nilai-nilai toleransi dan kebebasan beragama di Tanah Air.
Terkait jumlah personel yang dilibatkan, Erdi menjelaskan bahwa pengamanannya disesuaikan dengan jumlah tempat ibadah di masing-masing wilayah. Ia memastikan bahwa seluruh Kepolisian Daerah (Polda) telah melakukan persiapan secara maksimal.
"Selain itu, patroli siber juga diperkuat guna mencegah penyebaran berita hoaks dan konten provokatif di ruang digital yang dapat mengganggu suasana perayaan," jelasnya.
Selain fokus pada pengamanan ibadah, Polri juga menyiapkan pengamanan arus lalu lintas selama masa libur panjang. Titik-titik rawan kemacetan seperti jalan tol, jalur arteri, bandara, pelabuhan penyeberangan, dan kawasan wisata menjadi prioritas pengawasan.*