Eks Dirut Pertamina Nicke Widyawati Diperiksa Kejaksaan Agung Terkait Dugaan Korupsi
Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Selasa (6/5), mulai pukul 09.00 WIB. Pemeriksaan ini dilakukan dalam kapasitasnya sebagai saksi.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Selasa (6/5), mulai pukul 09.00 WIB. Pemeriksaan ini dilakukan dalam kapasitasnya sebagai saksi.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, membenarkan pemanggilan tersebut. Namun, Harli menyatakan belum bisa membeberkan materi perkara yang didalami oleh penyidik terhadap Nicke.
“Belum ada informasi lebih lanjut, penyidik yang lebih paham,” ujar Harli melalui pesan singkat dikutip Tempo.
Sebelumnya, Nicke juga pernah diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kerja sama jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Inti Alasindo Energy (IAE).
Saat itu, ia dimintai keterangan terkait perannya sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pertamina sebelum menjabat sebagai Direktur Utama.
Profil Singkat Nicke Widyawati
Nicke Widyawati adalah sosok perempuan yang dikenal luas di sektor energi nasional. Ia menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina sejak 2018 hingga 2024 melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-97/MBU/04/2018.
Kariernya selama enam tahun di pucuk kepemimpinan Pertamina mencatat berbagai pencapaian, termasuk masuk dalam daftar “50 Most Powerful Women International” versi majalah Fortune pada 2020 dan 2024.
Lahir di Tasikmalaya pada 25 Desember 1967, Nicke menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan meraih gelar magister Hukum Bisnis dari Universitas Padjadjaran pada 2009.
Sebelum berkiprah di Pertamina, ia meniti karier selama 23 tahun di PT Rekayasa Industri (Rekind), dan sempat menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis di PT PLN (Persero).
Nicke juga pernah memimpin PT Mega Eltra serta kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Panas Bumi Indonesia periode 2023–2026.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejaksaan terkait hasil pemeriksaan terhadap Nicke Widyawati.