indonews

indonews.id

Tottenham Hotspur vs Manchester United: Pertarungan Inggris di Bilbao

Final Liga Eropa 2024-25 akan menampilkan klub-klub dari papan bawah klasemen EPL. Bagaimana para tim yang tidak diunggulkan di Liga Primer dapat mencapai babak penentuan turnamen klub Eropa terpenting kedua ini? Dalam ulasan 1xBet ini, kita akan membahasnya dan menilai kesempatan para finalis untuk memenangkan tropi bergengsi ini.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.IDFinal Liga Eropa 2024-25 akan menampilkan klub-klub dari papan bawah klasemen EPL. Bagaimana para tim yang tidak diunggulkan di Liga Primer dapat mencapai babak penentuan turnamen klub Eropa terpenting kedua ini? Dalam ulasan 1xBet ini, kita akan membahasnya dan menilai kesempatan para finalis untuk memenangkan tropi bergengsi ini.

Prioritas: Liga Europa

Kedua tim mengalami musim yang mengecewakan di EPL, jadi fokus pada Liga Eropa memang disengaja. Di pertengahan musim, terlihat jelas bahwa Manchester United dan Tottenham tidak dapat lolos ke kompetisi UEFA musim depan. Oleh karena itu, Spurs dan Setan Merah berusaha untuk mendapatkan tempat di Liga Champions 2025-26 sebagai pemenang Liga Europa.

Manajemen Tottenham membuat keputusan berisiko dengan mempekerjakan pelatih karismatik asal Australia, Ange Postecoglou, yang menolak untuk melepaskan gaya permainannya yang menghabiskan banyak energi meskipun ada masalah personil yang serius.

Hasilnya, Ange berhasil mempertahankan posisinya sebagian besar karena model penyerangannya yang tidak kenal kompromi. Visi pelatih asal Australia ini didukung oleh para pemain dan penggemar. Namun, Postecoglou mungkin akan tetap dipecat di akhir musim karena sulit untuk membenarkan hasil yang mengecewakan di Liga Primer di mata para pemilik.

Namun sebuah kemenangan hipotetis di Liga Eropa adalah kesempatan pelatih asal Australia ini untuk bertahan di London. Postecoglou sangat menggantungkan diri pada kesempatan tersebut, itulah sebabnya anak asuhnya bermain sangat rapat di lini pertahanan dalam pertandingan kedua melawan Eintracht Frankfurt dan Bodø/Glimt. Pulihnya para pemain kunci di lini pertahanan, yang tanpa mereka Tottenham telah menghabiskan sebagian besar musim ini, berkontribusi pada rencana ini.

Man Utd masih percaya pada Amorim

Manchester United harus membayar mahal atas keputusan tidak populer untuk mempertahankan Erik ten Hag, yang membawa tim memenangkan Piala FA musim lalu namun mengalami awal yang buruk di liga domestik dan gagal meraih kesuksesan di Eropa.

Setelah serangkaian kegagalan, sang pelatih asal Belanda digantikan oleh Ruben Amorim - ingatlah bahwa siapapun yang melakukan deposit 1xBet dapat bertaruh pada penunjukan pelatih. Sang pelatih asal Portugal mulai membiasakan tim dengan formasi 3-4-3, namun banyak pemain Manchester United yang merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan model permainan yang baru.

Amorim tidak perlu khawatir untuk mempertahankan pekerjaannya karena salah satu pemilik Manchester United, Jim Ratcliffe, secara terbuka mendukung pelatih yang menjanjikan ini dalam beberapa wawancara musim semi ini.

Ruben tahu bahwa kemenangan di Europa League akan meningkatkan popularitasnya di mata para penggemar dan mengamankan tempat klub ikonik ini di Liga Champions berikutnya.

Setelah kebangkitan fantastis melawan Lyon dan kemenangan agregat 7-1 atas Athletic Bilbao, Setan Merah diharapkan dapat menang di San Mamés Stadium pada 21-22 Mei.

Pada musim 2024-25, Tottenham telah mengalahkan Manchester United dalam 3 pertandingan head-to-head: dua kali di EPL, 3-0 saat tandang dan 1-0 di kandang, dan 4-3 di perempat final Piala Liga di Tottenham Hotspur Stadium.

Tottenham Hotspur vs Manchester United: pencapaian di Eropa

Spurs telah memenangkan Piala Winners (1962-63) dan 2 Piala UEFA (1971-72, 1983-84). Kemenangan di Bilbao dapat menjadi kesuksesan pertama klub asal London ini di Eropa dalam 4 dekade terakhir.

Sejarah Setan Merah meliputi 3 Piala Eropa/Liga Champions (1967-68, 1998-99, 2007-08), 1 Piala Winners (1990-91), 1 Piala Super UEFA (1991) dan 1 trofi Liga Eropa (2016-17). Manchester United dapat segera mengulangi pencapaian mereka 8 tahun yang lalu.

Final UEL 2024-25: siapa yang menjadi favorit?

Meskipun Spurs memiliki keunggulan total dalam pertandingan h2h musim ini, para ahli 1xBet percaya bahwa Tottenham memiliki kesempatan yang lebih kecil untuk memenangkan final dan menawarkan nilai odds sebesar 3.02 untuk W1. Kemenangan Manchester United diberi nilai odds sebesar 2.50, sedangkan hasil imbang diperkirakan bernilai 3.50.

Analisis nilai odds untuk hasil utama menunjukkan bahwa tidak ada tim yang menjadi unggulan dalam pertandingan nanti. Selain itu, para ahli tidak mengharapkan banyak gol yang tercipta, jadi mereka memberikan nilai odds Total Over 2.5 dasar sebesar 2.01.

Tentunya, pilihan yang optimal adalah bertaruh pada Kedua Tim Akan Mencetak Gol dengan odds 1.70. Bertaruhlah pada tim favoritmu dan nikmati sepak bola yang spektakuler!

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas