Akibat Penebangan Perhutani, Akses Jalan Desa Sidamulya Cilacap Rusak Parah
Agus Mulyono Kepala Desa Sidamulya mengatakan rusaknya jalan menuju desanya diakibatkan oleh kendaraan yang mengangkut kayu hasil penebangan perhutani.
Reporter: very
Redaktur: very
Cilacap, INDONEWS.ID - Akibat penebangan hutan milik Perhutani akses menuju salah satu Desa di Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap rusak parah. Hal tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu.
Jalan tersebut berstatus jalan kabupaten menuju Desa Sidamulya. Ketika di konfirmasi, Agus Mulyono Kepala Desa Sidamulya mengatakan rusaknya jalan menuju desanya diakibatkan oleh kendaraan yang mengangkut kayu hasil penebangan perhutani.
"Iya ini akibat dari kegiatan penebangan milik Perhutani," jelasnya di Cilacap, Rabu (28/5/2025).
Kondisi jalan, lanjutnya, menjadi lebih parah ditambah dengan curah hujan yang akhir-akhir ini meningkat. "Selain `jeblok` dan amblas, jalan jadi tambah licin juga," tambahnya.
Kegiatan penebangan milik perhutani ini sudah berlangsung selama lebih dari satu bulan. Pihak desa sudah melakukan permohonan bantuan kepada pihak perhutani untuk perbaikan jalan. "Pengajuan perbaikan jalan kami ajukan dua minggu sebelumnya," kata Agus.
Selain ke Perhutani, Agus juga mengajukan permohonan perbaikan sementara kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap yakni dinas PUPR melalui DPRD dari Komisi C.
"Dan hari Rabu (28/5) ini alhamdulillah Perhutani mengirimkan matrial untuk pengerasan jalan. Mereka mengirimkan empat truk batu gamping," jelasnya.
Tidak hanya itu, tenaga untuk menggelar material tersebut juga dari pihak perhutani. "Kami dari masyarakat tidak ada swadaya tenaga sama sekali," terang Agus.
Sementara dari Dinas PUPR juga sudah mengirimkan material sehari sebelumnya. Mereka mengirimkan matrial yang diletakan di ruas jalan Desa Ciruyung.
"Melalui komunikasi Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Cilacap Mitra Patriasmoro, PUPR juga sudah mengirimkan dua truk matrial untuk pengerasan diletakan di perbatasan antara Desa Ciruyung dan Sidamulya," jelasnya.
Kedepannya Agus berharap pihak perhutani terus melakukan perbaikan jika ada jalan yang rusak dan amblas yang disebabkan oleh kendaraan milik mereka. Karna kegiatan perhutani ini akan berlangsung selama satu tahun.
"Kami akan terus melakukan pendekatan dengan Perhutani. Karena sangat merepotkan masyarakat jika jalan kami bolak balik amblas akibat kendaraan dari penebangan," ujarnya.
Diketahui dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) ruas jalan Ciruyung -Sidamulya akan mendapat kucuran dana APBD 2025 Kabupaten Cilacap untuk perbaikan jalan.
Nilai pagu yang dianggarkan sebanyak Rp. 1.467.300.000 yang saat ini sudah pada proses masa sanggah dengan pemenang tender CV.PIRAMIDA PERKASA dengan harga terkoreksi . Rp. 1.365.132.922,80. (Agus Adi)