Ditahan Imbang Dallas 0-0, Tinggal Menunggu Waktu Philadelphia Dikudeta Inter Miami
Philadelphia Union gagal memetik poin penuh saat bertandang ke kandang FC Dallas pada laga lanjutan laga Major League Soccer (MLS) di Stadion FC Dallas, Minggu (1/6/2025) kick-off pukul 7.30 WIB.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID-- Philadelphia Union gagal memetik poin penuh saat bertandang ke kandang FC Dallas pada laga lanjutan laga Major League Soccer (MLS) di Stadion FC Dallas, Minggu (1/6/2025) kick-off pukul 7.30 WIB.
Pada laga ini, sejatinya Philadelphia Union bisa memanfaatkan situasi kekurangan pemain yang dialami tim tuan rumah. FC Dallas kehilangan Abubakar yang terkena kartu merah pada menit 39.
Pemain kelahiran Kumasi, Ghana itu mendapat kartu merah usai menerima kartu kuning kedua. Sejak menit 39, Dallas hanya bermain dengan 10 pemain.
Babak pertama Dallas berhasil menahan gempuran tim pemuncak klasemen MLS wilayah timur. Hingga babak pertama tuntas skor tetap 0-0.
Kembali dari ruang ganti, tuan rumah terus mendapatkan tekanan dari Philadelphia Union. Dallas sendiri berada di peringkat 11 klasemen MLS wilayah barat dengan 18 poin dari 16 laga.
Sejatinya ini merupakan duel dua tim dengan performa lima laga terakhir sangat berbeda dan peringkat berbeda. Namun, Philadelphia gagal menunjukkan perfoma sebagai tim tangguh dalam laga ini.
Dengan hasil imbang, Philadelphia hanya mengumpul 34 poin dari 17 laga, jarak 4 poin dari Inter Miami di peringkat 3 dengan 39 poin dari 16 laga.
Dengan defisit satu laga dan berjarak 4 poin, Inter Miami berpotensi mengudeta Philadelphia dalam dua pekan ke depan. Tentu ini membuat pertarungan di papan atas akan semakin panas.
Tanda-tanda menurunnya performa Philadelphia tampak saat melawan Dallas. Dalam 50 menit setelah Dallas bermain 10 orang, Philadelphia gagal mencetak satu gol pun ke gawang lawan.
Padahal statistik menunjukkan, Philadelphia menguasai bola 69 persen, operan 593 kali dengan tingkat akurasi 85 persen. Sementara Dallas hanya menguasai 31 persen bola, operan 292 kali dengan akurasi 69 persen.
Namun keunggulan itu tidak membuahkan gol. Itu karena pertahan Dallas sangat solid. Beberapa peluang tim tamu berhasil digagalkan.
Pekan berikut akan semakin berat bagi Philadelphia karena berada dalam bayang persaingan dengan Inter Miami yang semakin tajam lini serang dan pertahanan kuat.
Hal itu terbukti, dalam dua laga, Messi dikampus mencetak 9 gol atau rerata 4,5 gol per laga dan hanya kebobolan 3 gol atau rerata 1,5 gol per laga.