Menlu Iran Akui Fasilitas Nuklir Iran Alami Kerusakan Serius Akibat Serangan AS
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan bahwa fasilitas nuklir Iran mengalami kerusakan serius akibat serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikannya dalam pernyataan resmi pada Kamis (26/6/2025).
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan bahwa fasilitas nuklir Iran mengalami kerusakan serius akibat serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikannya dalam pernyataan resmi pada Kamis (26/6/2025).
Menurut Abbas, tingkat kerusakan pada situs nuklir tersebut cukup parah, meskipun belum dijelaskan secara rinci lokasi maupun skala kehancuran yang terjadi.
"Tingkat kerusakan di situs nuklir Iran cukup tinggi dan serius. Namun, untuk memungkinkan inspektur dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) datang dan mendapatkan informasi yang akurat, ini adalah keputusan yang harus dibuat," jelasnya.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, terutama terkait program nuklir Iran yang selama ini menjadi sorotan internasional.
Meski ada tekanan dari berbagai pihak untuk membuka kembali jalur diplomasi, Abbas menegaskan bahwa tidak ada perjanjian apa pun untuk memulai kembali negosiasi dengan Washington.
"Tidak, saat ini tidak ada perjanjian sama sekali untuk memulai kembali negosiasi (dengan AS)," tegas Abbas.
Situasi ini diperkirakan akan semakin memperumit hubungan antara kedua negara, serta memperburuk dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah. Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait pernyataan terbaru dari Iran tersebut.