indonews

indonews.id

Ketum AIPI Prof. Dr. H. Alfitra Salam Tekankan Persatuan Bangsa dan Urgensi Kaji Ulang UUD 1945 dalam Seminar Nasional di Universitas Warmadewa

Ketum AIPI Prof. Dr. H. Alfitra Salam Tekankan Persatuan Bangsa dan Urgensi Kaji Ulang UUD 1945 dalam Seminar Nasional di Universitas Warmadewa

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Ketua Umum Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Prof. Dr. H. Alfitra Salam, AP.U, menjadi salah satu narasumber utama dalam Seminar Nasional dan Diskusi Panel bertajuk “Meneguhkan Persatuan melalui Pemilu dan Kaji Ulang UUD NRI 1945: Sebuah Diskursus Kritis”, yang digelar di Aula Ajnadewi, Universitas Warmadewa, Denpasar.

Dalam forum ilmiah ini, Prof. Alfitra Salam menyoroti pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah polarisasi politik yang kerap muncul setiap menjelang dan pasca pemilu. Ia juga menekankan bahwa pengkajian ulang UUD 1945 perlu dilakukan secara terbuka, ilmiah, dan partisipatif demi memperkuat sistem ketatanegaraan yang lebih adaptif terhadap dinamika zaman.

“AIPI mendorong ruang diskursus akademik seperti ini untuk menjaga kualitas demokrasi. Kaji ulang terhadap UUD 1945 bukanlah bentuk pengingkaran terhadap dasar negara, tetapi sebagai wujud keberanian intelektual dalam merespons tantangan kebangsaan,” ujar Prof. Alfitra dalam paparannya.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara FISIP Universitas Warmadewa, AIPI, Universitas Indonesia, dan Forum Komunikasi Purnawirawan (FOKO) TNI-POLRI, dan menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka seperti Letjen TNI (Purn.) Bambang Darmono (Sekjen FOKO), Reni Suwarso, Ph.D. (UI), Prof. Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti (FISIP UNWAR), serta Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan.

Dipandu oleh moderator Drs. I Nyoman Wiratmaja, M.Si, seminar ini menjadi ajang penting bagi mahasiswa, akademisi, dan masyarakat umum dalam memperluas wawasan kebangsaan dan memperdalam pemahaman mengenai konstitusi serta praktik demokrasi elektoral di Indonesia.

Acara ini terbuka untuk umum dan disiarkan secara daring melalui Zoom, serta gratis untuk mahasiswa Universitas Warmadewa. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa diskursus kritis tentang konstitusi dan demokrasi tetap menjadi topik strategis yang perlu terus digaungkan.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas