Menhut Raja Juli Antoni Minta Maaf soal Foto Viral Main Domino dengan Eks Tersangka Pembalakan Liar
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, Komisi IV DPR RI, dan masyarakat Indonesia atas polemik yang muncul akibat beredarnya foto dirinya sedang bermain domino bersama mantan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sekaligus eks pelaku pembalakan liar, Aziz Wellang.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, Komisi IV DPR RI, dan masyarakat Indonesia atas polemik yang muncul akibat beredarnya foto dirinya sedang bermain domino bersama mantan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sekaligus eks pelaku pembalakan liar, Aziz Wellang.
Permintaan maaf itu disampaikan Raja sebelum menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).
“Dari hati terdalam, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada Pak Presiden Prabowo, kepada Komisi IV mitra saya, terutama kepada masyarakat Indonesia atas kericuhan yang terjadi karena foto yang beredar tersebut,” ujar Raja.
Raja mengaku kejadian itu berawal saat dirinya menghadiri undangan Abdul Kadir Karding di posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Setelah hampir tiga jam berbincang, ia hendak meninggalkan lokasi namun sempat diajak untuk ikut bermain domino bersama sejumlah orang.
“Setelah itu, saya mau keluar dan ada orang yang memang sedang bermain domino, sekitar 20–30 orang di posko KKSS. Saya diminta main sebentar, akhirnya saya duduk, hanya main dua kali lalu pulang. Saya tidak tahu status orang di kiri dan kanan saya,” jelas Raja.
Raja menegaskan bahwa insiden ini menjadi pelajaran berharga baginya untuk lebih berhati-hati dalam menjaga sensitivitas publik sebagai pejabat negara.
Sementara itu, sehari sebelumnya Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet. Salah satu nama yang dicopot dalam perombakan kedua Kabinet Merah Putih adalah Abdul Kadir Karding.
Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, keputusan perombakan tersebut dilakukan berdasarkan masukan serta evaluasi yang terus-menerus dilakukan Presiden.
“Atas berbagai perkembangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan, maka Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian,” kata Prasetyo, Senin (8/9/2025).