indonews

indonews.id

Status Machu Picchu Terancam Dicabut dari Daftar 7 Keajaiban Dunia Baru

Situs arkeologi Machu Picchu di Peru, yang ditetapkan sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Dunia Baru pada 2007, kini menghadapi ancaman serius terhadap status prestisiusnya. Tekanan pariwisata berlebihan, lemahnya kebijakan konservasi, serta konflik sosial dinilai berisiko merusak citra dan keberlanjutan situs warisan Inca tersebut.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Situs arkeologi Machu Picchu di Peru, yang ditetapkan sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Dunia Baru pada 2007, kini menghadapi ancaman serius terhadap status prestisiusnya. Tekanan pariwisata berlebihan, lemahnya kebijakan konservasi, serta konflik sosial dinilai berisiko merusak citra dan keberlanjutan situs warisan Inca tersebut.

Awal September lalu, sekitar 900 wisatawan sempat terlantar setelah kereta menuju Machu Picchu berhenti beroperasi akibat aksi demonstrasi. Warga memblokir jalur PeruRail dengan batu dan kayu gelondongan sebagai bentuk protes terkait peralihan konsesi transportasi wisata. Mereka menuding proses pergantian operator bus Consettur dilakukan tanpa transparansi dan keadilan.

Situasi ini memicu sorotan dari New7Wonders, lembaga yang menginisiasi pemilihan 7 Keajaiban Dunia Baru. Direktur New7Wonders, Jean-Paul de la Fuente, memperingatkan bahwa Machu Picchu bisa kehilangan statusnya bila pemerintah Peru gagal menangani tekanan pariwisata yang semakin tinggi.

“Faktor-faktor ini dapat terus memengaruhi citra Peru karena pengalaman buruk pengunjung, dan akibatnya membahayakan kredibilitas Machu Picchu sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Dunia Baru kami,” ujarnya, dikutip Independent.

Sebagai langkah antisipasi, New7Wonders telah menerima proposal rencana transformasi strategis untuk melindungi keberlanjutan Machu Picchu. Namun, Kementerian Kebudayaan Peru menegaskan bahwa UNESCO adalah satu-satunya lembaga yang berwenang menentukan status perlindungan situs warisan dunia.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip CNN, kementerian itu memastikan bahwa pelestarian Machu Picchu tetap berjalan dan situs tersebut saat ini masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO yang Terancam.

Machu Picchu, benteng kuno peninggalan peradaban Inca yang terletak di ketinggian 2.430 meter di atas permukaan laut, terus menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di dunia. Namun, masa depannya kini dipertaruhkan di tengah tarik ulur kepentingan pariwisata, konservasi, dan politik lokal.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas