World Polio Day, Rotary Gelar Kampanye Penyelesaian Polio
Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews
Jakarta, INDONEWS.ID - Rotary Area Jakarta, Bekasi, dan Tangerang menegaskan komitmen globalnya dalam pemberantasan polio melalui kampanye nasional bertajuk One Day, One Fokus: Ending Polio “Celebrate End Polio with the Spirit of Bhineka Tunggal Ika”.
Acara digelar di halaman parkir Supermal Karawaci, Tangerang, pada pukul 06.30–11.10 WIB, dengan kehadiran mitra kunci termasuk perwakilan Kementerian Kesehatan RI, WHO Indonesia, UNICEF Indonesia, Pemerintah daerah, anggota Rotary, siswa Pertukaran Budaya Rotary dari Brazil, Belgia, Jepang, Taiwan, dan Spanyol, Rotaract LSPR, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), serta masyarakat umum.
Tema tahun ini, “Together We End Polio”, menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk mewujudkan dunia bebas polio. Semangat Bhineka Tunggal Ika menjadi landasan aksi nyata, mengingat polio masih menjadi ancaman bagi anak-anak—terutama setelah munculnya kasus outbreak di beberapa daerah Indonesia.
Kampanye ini menggabungkan kegiatan edukatif dan simbolis, antara lain, fun walk sebanyak 500 peserta, lomba mewarnai untuk anak-anak, dan simbolis penetesan 5 bayi dengan vaksin polio.
Selain itu, acara ini merupakan bagian dari upaya pencatatan rekor MURI (Penyuluhan Polio secara Serentak dengan Peserta Terbanyak), yang dilaksanakan daring dan luring di seluruh Indonesia dengan berpusat di Kota Semarang.
Selama lebih dari 30 tahun, Rotary International berpartisipasi dalam Global Polio Eradication Initiative (GPEI) bersama WHO, UNICEF, dan Bill & Melinda Gates Foundation. Upaya kolektif ini telah menurunkan kasus polio secara signifikan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Kegiatan World Polio Day 2025 menjadi simbol kepedulian sosial masyarakat Indonesia dalam menjaga generasi masa depan yang sehat dan bebas dari polio.
“World Polio Day atau Hari Polio Sedunia menjadi sangat penting karena berperan besar dalam meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya pencegahan polio dan mempertahankan dunia bebas polio, Menguatkan Komitmen terhadap Imunisasi, Polio hanya bisa dicegah dengan imunisasi lengkap. Hari Polio Sedunia mengingatkan pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat bahwa: Setiap anak berhak mendapatkan vaksin polio..”, ujar Dr Ir Sanny Suharli, MM District Governor Rotary Club Indonesia.
Jika Seorang anak terpapar Polio , akan berdampak pada satu keluarrga , sang ibu tdk bisa bekerja dan kakak dalam keluarga itu pun akan kerepotan untuk menjaga adik yg menjadi cacat seumur hidup, tentu saja dampak ini akan menganggu ekonomi keluarga dari pendapatan keluarga, hingga pengeluaran untuk pengobatan anak yg cacat krn Polio demikian penjelasan Ahli kesehatan masyarakat yang juga Tim Pakar Edukasi dari Rotary Club Indonesia Dr. Jusuf kristianto, MPH, PhD.