Ruang Pintar PNM di Banyumas Diresmikan Usai Direvitalisasi, Ara Apresiasi Kolaborasi PNM–SMF untuk Pendidikan Inklusif
Ruang Pintar PNM di Banyumas Diresmikan Usai Direvitalisasi, Ara Apresiasi Kolaborasi PNM–SMF untuk Pendidikan Inklusif
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Kolaborasi antara PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) kembali membawa dampak positif bagi masyarakat. Ruang Pintar PNM di Dawuhan, Banyumas, kini tampil lebih optimal setelah melalui proses renovasi oleh SMF, sehingga mampu menjadi pusat pembelajaran yang lebih layak, interaktif, dan mendorong pengembangan karakter anak-anak nasabah Program Mekaar.
Peresmian dan peninjauan fasilitas yang telah direvitalisasi tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Kunjungan ini menandai pentingnya pemanfaatan ruang lokal dan aset permukiman untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera.
Ruang Pintar Dawuhan kini digunakan oleh sekitar 30 anak sebagai tempat belajar, bermain, dan berkembang. Fasilitas ini menyediakan literasi dasar, pembelajaran digital, hingga penguatan karakter melalui pendekatan belajar berbasis permainan.
Menteri Maruarar Sirait menyampaikan apresiasinya terhadap upaya PNM dan SMF.
“Ruang yang tidak digunakan harus dihidupkan kembali. Ketika bangunan di kawasan permukiman bisa menjadi tempat belajar dan tempat tumbuhnya keluarga, itu artinya pembangunan berjalan sampai ke akar,” ujarnya, Sabtu (8/11).
Menurutnya, keberadaan ruang seperti ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan generasi muda, terutama anak-anak dari keluarga prasejahtera agar memiliki akses pendidikan yang inklusif dan menyenangkan.
Kolaborasi PNM dengan SMF tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak, tetapi juga bagi keluarga nasabah Mekaar. Pendidikan yang terjangkau dan berkualitas dinilai mampu memperkuat pondasi keluarga dan membuka peluang untuk masa depan yang lebih baik.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan komitmen perluasan Ruang Pintar di berbagai daerah.
“PNM saat ini telah memiliki 158 Ruang Pintar yang tersebar di berbagai wilayah. Ke depan, kami berharap pengembangan Ruang Pintar PNM dapat semakin diperluas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Ruang Pintar tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran anak, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas budaya, pelatihan keterampilan, hingga kegiatan pemberdayaan ekonomi bagi para nasabah PNM.
PNM menegaskan bahwa inisiatif Ruang Pintar merupakan bagian penting dari kontribusi perusahaan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam aspek pendidikan inklusif, pemberdayaan keluarga, dan penguatan kapasitas komunitas.
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi melahirkan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan, dekat dengan kebutuhan masyarakat, dan mampu mendorong perubahan positif di tingkat akar rumput.
Dengan komitmen memperluas keberadaan Ruang Pintar di seluruh Indonesia, PNM berharap fasilitas ini terus menjadi ruang aman, inspiratif, dan memberdayakan bagi keluarga prasejahtera dalam membangun masa depan generasi penerus.