indonews

indonews.id

Wagub Jakarta Rano Karno Siap Jadi Penasehat Rangkayo Minang Indonesia

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menerima Pengurus Rangkayo Minang Indonesia (RMI) di Gedung Blok B Lantai 2, Balai Kota Jakarta, Jumat, 21 November 2025. Rombongan dipimpin oleh Penasehat RMI Prof. Dr. Fasli Jalal dan didampingi para pengurus, dengan Drs. Asri Hadi, MA, Pemimpin Redaksi Indonews.id yang juga putra asli Minang, hadir sebagai salah satu tokoh Minangkabau di Jakarta.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menerima Pengurus Rangkayo Minang Indonesia (RMI) di Gedung Blok B Lantai 2, Balai Kota Jakarta, Jumat, 21 November 2025.

Rombongan dipimpin oleh Penasehat RMI Prof. Dr. Fasli Jalal dan didampingi para pengurus, dengan Drs. Asri Hadi, MA, Pemimpin Redaksi Indonews.id yang juga putra asli Minang, hadir sebagai salah satu tokoh Minangkabau di Jakarta.

Dalam keterangannya, Asri Hadi menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran masyarakat Minangkabau di Ibu Kota.

“Kami menyambut baik kesediaan Bapak Wagub Rano Karno menjadi penasehat RMI. Ini menunjukkan perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap kontribusi perantau Minang dalam pembangunan daerah,” ujar Asri Hadi.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Jakarta Rano Karno menyatakan kesediaannya menjadi penasehat RMI, bergabung dengan Wakil Gubernur Lemhannas Laksamana Madya Edwin Chaniago yang lebih dulu berada dalam jajaran penasihat. Pengukuhan para pengurus RMI dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Desember 2025 di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Asri Hadi mengungkapkan, melalui dukungan para penasehat tersebut, RMI berkomitmen mengakselerasi berbagai program kebudayaan dan penguatan komunitas perantau Minang di Jakarta.

“RMI ingin menjadi rumah besar bagi urang awak di Jakarta, terutama generasi muda yang lahir di sini. Mereka perlu tetap dekat dengan akar budaya Minangkabau, tanpa terlepas dari dinamika modernitas Jakarta,” jelasnya.

Salah satu agenda yang telah disepakati adalah penyelenggaraan penampilan kesenian dan budaya Minangkabau dalam kegiatan Car Free Day di sekitar Bundaran Hotel Indonesia. Selain itu, RMI akan melakukan konsolidasi para perantau Minang di Jakarta, dengan fokus pembinaan kepada generasi muda agar tetap bangga dengan identitas dan adat Minang.

Dalam audiensi tersebut, pengurus Rangkayo Minang Indonesia yang hadir mendampingi Prof. Dr. Fasli Jalal antara lain Ketua RMI Dr. Susilawati Sofyan, Ida Sofyan, Linda Saher, Agung Putra Mahyudin, serta Asri Hadi selaku Pemimpin Redaksi Indonews.id dan tokoh Minang di perantauan.

Pertemuan di Balai Kota juga diwarnai momen kebersamaan ketika Kepala Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta, yang juga purna praja IPDN angkatan 2009, berfoto bersama Asri Hadi yang dikenal sebagai mantan dosen IIP–IPDN.

Menurut Asri Hadi, sinergi antara RMI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan para tokoh perantau diharapkan mampu memperkuat peran kebudayaan sebagai jembatan persatuan.

“Budaya Minang itu kaya nilai—adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah—dan nilai ini bisa menjadi energi positif dalam membangun Jakarta yang majemuk. RMI siap berkontribusi nyata,” pungkas Asri Hadi.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas