indonews

indonews.id

Dari Dapur Rumah ke Ruang Belajar Warga, Kisah Imroatus Sofiyah Tunjukkan Dampak Berlapis Pemberdayaan Perempuan PNM

Kisah pemberdayaan perempuan bukan hanya soal meningkatnya pendapatan, tetapi juga bagaimana satu perubahan mampu memicu perubahan lain di lingkungan sekitarnya. Hal itulah yang tercermin dari perjalanan Imroatus Sofiyah, nasabah PNM Mekaar Cabang Surabaya, yang telah bergabung sejak 2020 dan kini sukses mengembangkan usaha Kerupuk Udang Sangrai dari dapur rumahnya.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Kisah pemberdayaan perempuan bukan hanya soal meningkatnya pendapatan, tetapi juga bagaimana satu perubahan mampu memicu perubahan lain di lingkungan sekitarnya. Hal itulah yang tercermin dari perjalanan Imroatus Sofiyah, nasabah PNM Mekaar Cabang Surabaya, yang telah bergabung sejak 2020 dan kini sukses mengembangkan usaha Kerupuk Udang Sangrai dari dapur rumahnya.

Lima tahun berjalan, Imroatus menunjukkan bahwa intervensi pemberdayaan yang tepat mampu melahirkan dampak sosial berlapis. Melalui program Mekaarpreneur dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM), ia mendapatkan penguatan kapasitas mulai dari pengelolaan usaha, strategi pemasaran, hingga branding, yang membuat produknya makin kompetitif dan usahanya naik kelas.

Namun, kontribusi terbesar Imroatus justru hadir di luar usaha. Ia membuka kelas les gratis di rumahnya untuk anak-anak sekitar. Di sana, ia mengajarkan Bahasa Inggris, keterampilan menulis, membaca, hingga mengenalkan teknologi sederhana. Baginya, ilmu dan keberanian yang ia dapatkan harus menjadi jalan bagi lebih banyak anak untuk bermimpi.

“Kalau saya berkembang, rasanya sayang kalau berkembang sendiri. Anak-anak di sini harus ikut merasakan manfaatnya. Saya ingin mereka punya percaya diri sejak kecil, supaya berani bermimpi lebih besar dari saya,” ujar Imroatus.

Fenomena seperti Imroatus membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan yang dilakukan secara terstruktur bukan hanya menguatkan ekonomi keluarga, tetapi juga memperluas manfaat bagi masyarakat. Keberanian satu perempuan membuka usaha dapat menghadirkan ruang belajar, membuka peluang, dan melahirkan harapan baru bagi komunitasnya.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, mengatakan bahwa kisah Imroatus adalah gambaran dampak nyata pemberdayaan yang ingin dibangun PNM.

“PNM meyakini bahwa setiap perempuan memiliki potensi besar untuk menggerakkan lingkungannya. Di sinilah peran PNM untuk membuka akses, pendampingan, dan ruang berkembang. Kisah Bu Imroatus mengingatkan kami bahwa dampak nyata pemberdayaan selalu berawal dari satu langkah kecil yang dijalani dengan konsisten,” ujar Dodot.

Perjalanan Imroatus menjadi cermin bahwa ketika perempuan diberi ruang, akses, dan rasa percaya diri, maka komunitas di sekelilingnya ikut bertumbuh. Sebab, setiap perjuangan layak untuk ditemani — dan setiap perempuan layak untuk berkembang.*

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas