Bantai Toulouse 3-0, Lens Kokoh di Puncak dan Raih Gelar Juara Paruh Waktu
RC Lens membuka tahun 2026 dengan hasil sempurna hingga menjauh dari raja Liga 1 PSG.
Reporter: donatus nador
Redaktur: donatus nador
Jakarta, INDONEWS.ID- RC Lens membuka tahun 2026 dengan hasil sempurna hingga menjauh dari raja Liga 1 PSG.
Posisi kokoh Lens diraih usai menggunduli Toulouse pada pekan ke-17 Liga 1.
Tiga gol kemenangan Lens dicetak oleh Wesley Saïd, Adrien Thomasson, dan Ismaëlo Ganiou.
Kemenangan ini memastikan skuad asuhan Pierre Sage menyegel status "Champion d`Automne" atau gelar paruh musim.
RC Lens mengawali tahun 2026 dengan catatan impresif saat bertandang ke markas Toulouse.
Berlangsung di Stadion Toulouse, Toulouse, Jumat (2/1) malam, Lens langsung menekan tuan rumah.
Tekanan yang mendapatkan beberapa peluang tidak menciptakan gol. Namun memaksa lawan melakukan tindakan berbahaya.
Penyerang Toulouse, Emersonn, mendapatkan kartu merah langsung akibat tekel berbahaya terhadap Odsonne Edouard, pada menit ke-23.
Sejak bermain hanya 10 pemain, tampak laga berjalan tak seimbang. Tim tamu mendominasi laga.
Namun, formasi 3-5-2 yang diterapkan tuan rumah cukup efektif untuk menghentikan aliran bola ke wilayah pertahanan.
Babak pertama pun berhasil menahan gempuran skuad Lens. Sekor berakhir 0-0.
Masuk babak kedua, Lens kembali meningkatkan serangan. Pada menit
57, Lens memecah kebuntuan.
Wesley Said, yang merupakan mantan pemain Toulouse, menjadi aktor antagonis bagi publik tuan rumah.
Sepakan melengkungnya dari dalam kotak penalti tak bisa dicegah kiper hingga mengubah skor menjadi 0-1.
Menjelang akhir laga, Lens semakin menjauh. Kapten Adrien Thomasson mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-85.
Dia mencetak gol kedua bagi tim setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Restes. Skor 0-2.
Pesta kemenangan Lens ditutup gol Pierre Ganiou pada masa injury time (90+5) lewat tendangan keras yang menghujam gawang lawan.
Kemenangan 0-3 membawa Lens kokoh di puncak klasemen dan meraih status juara paruh waktu, dengan selisih 4 poin dari PSG di peringkat 2.
Sementara, Toulouse, kekalahan ini memperpanjang tren negatif mereka saat menjamu Lens.
Le Téfécé tercatat belum pernah mengalahkan Lens di kandang sendiri selama 15 tahun terakhir.
Mereka tertahan di peringkat 8 dengan 23 poin dari 17 laga.