indonews

indonews.id

Gathering Peringatan Ulang Tahun Ke-7 PSAPI

Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews

Jakarta, INDONEWS.ID - Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI) menggelar gathering peringatan ulang tahun Ke-7 PSAPI, di auditorium Perpustakaan nasional, Jakarta Pusat, Rabu (21/01). 

Hadir dalam kesempatan tersebut eks Kasau Marsekal (Purn) Ceppy Hakim selaku Ketua Umum PSAPI, sejumlah tokoh nasional, dan Pemred indonews.id, Asri Hadi sahabat Ceppy Hakim tokoh kedirgantaraan nasional. 

Kegiatan ini dirancang sebagai ajang silaturahmi sekaligus ruang gagasan bagi komunitas penerbangan nasional. PSAPI mengusung tema "Pemikiran untuk Negeri" dengan penekan pada pentingnya pengelolaan wilayah udara kedaulatan Indonesia sebagai sumber daya strategis yang harus ditata terpadu, aman dan berdaya guna bagi kepentingan bangsa. 

Acara dibuka Kepala Perpustakaan Nasional lalu dilanjutkan sambutan Ketua Umum PSAPI. Dan dilanjutkan dengan pemutaran slideshow "PSAPI Pemikiran untuk Negeri" yang merangkum gagasan, pengalaman, dan pokok rekomendasi PSAPI mengenai penguatan tata kelola kedirgantaraan nasional, termasuk sinergi antara unsur sipil dan militer serta kebutuhan keterpaduan komando dan pengendali dalam pengelolaan wilayah udara nasional terutama sektor industri penerbangan dan ekosistem keselamatan dan keamanan penerbangan nasional. 

"Di tengah dinamika geopolitik dan tantangan keselamatan serta keamanan penerbangan yang terus berubah, wilayah udara kedaulatan harus dipandang sebagai ruang strategis. Ia bukan sekedar jalur lalu lintas, melainkan ruang hidup dan ruang pertahanan yang menentukan martabat negara", itulah pokok pesan yang ditegaskan PSAPI dalam acara tersebut. 

Dalam rangka memperkuat budaya literasi kedirgantaraan, PSAPI juga menghadirkan pameran buku bertema kedirgantaraan yang didukung oleh PBK dan Yayasan Penerbit Obor. 

Acara ini ditujukan pada komunitas penerbangan yang lebih luas, selain anggota PSAPI, INACA, unsur otoritas penerbangan nasional, kebandarudaraan, maskapai penerbangan, kalangan universitas terkait mahasiswa penerbangan, serta asosiasi profesi seperti pilot, pemandu lalu lintas udara, teknisi, dan awak kabin.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas