Pemimpin Cabang PNM Purwokerto Tegaskan Pendampingan Jadi Kunci Penguatan UMKM Mekaar
Pemimpin Cabang PNM Purwokerto Tegaskan Pendampingan Jadi Kunci Penguatan UMKM Mekaar
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Pemimpin Cabang PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Purwokerto, Rohmat Agus Pranoto, menegaskan bahwa peran PNM dalam memberdayakan pelaku usaha mikro tidak hanya sebatas memberikan pembiayaan, tetapi juga pendampingan usaha secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diikuti 250 nasabah PNM Mekaar di Gedung Sahabat Alam, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Selasa (20/1/2026).
Menurut Rohmat, PNM menjalankan model pemberdayaan terpadu melalui pemberian tiga jenis modal kepada nasabah, yakni modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial. Pendekatan ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas usaha mikro, khususnya yang dikelola oleh perempuan.
“PNM memberikan tiga jenis modal kepada nasabah. Pertama, modal finansial berupa pembiayaan usaha. Kedua, modal intelektual melalui pelatihan dan pendampingan agar ibu-ibu Mekaar mampu menjadi wirausaha yang lebih baik. Ketiga, modal sosial, yaitu membangun jejaring pemasaran dan promosi agar produk UMKM lebih mudah dipasarkan,” ujar Rohmat.
Ia menjelaskan, pelatihan PKU kali ini diikuti oleh peserta terpilih dari sejumlah kecamatan di wilayah kerja PNM Cabang Purwokerto. Pemilihan tersebut disesuaikan dengan kapasitas lokasi serta efektivitas pembinaan agar materi dapat tersampaikan secara optimal.
Selain penguatan manajemen usaha, para peserta juga mendapatkan pembekalan terkait digitalisasi UMKM. Rohmat menyebutkan, pemanfaatan telepon genggam dan internet secara produktif menjadi salah satu fokus pelatihan guna mendukung pemasaran dan peningkatan pendapatan usaha.
“Selama ini ponsel hanya digunakan untuk komunikasi dan akses internet. Ke depan, ibu-ibu akan dibimbing agar perangkat tersebut dapat menjadi alat produktif yang berpotensi menambah penghasilan,” tambahnya.
Program PKU tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Brebes, Ineke Tri Sulistyowati, yang hadir mewakili Bupati Brebes. Dalam sambutannya, Ineke mengapresiasi konsistensi PNM dalam membina dan memberdayakan pelaku UMKM di wilayah Brebes.
Melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha ini, Rohmat berharap para nasabah Mekaar mampu meningkatkan kapasitas usahanya, naik kelas, serta menjadi pelaku UMKM yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing di tengah tantangan era digital. PNM pun berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan berkontribusi nyata bagi perekonomian daerah.